BPJS: Bayi Baru Lahir Wajib Didaftarkan

0
422
Pelayanan: Warga Kota Tanjungpinang saat mengurus BPJS Kesehatan di kantor BPJS Kesehatan TanjugnpinangF-DESI LIZA PURBA/TANJUNGPINANG POS

BATAM – BPJS Kesehatan Batam menyampaikan aturan baru, terkait pendaftaran bayi yang baru lahir. Paling lama, 28 hari sejak lahir, bayi harus sudah didaftarkan, untuk mendapat fasilitas dengan menjadi peserta JKN-KIS, sesuai Perpres Nomor 82 Tahun 2018.

Kepala Bidang SDM, Umum, dan Komunikasi Publik BPJS Kesehatan Cabang Batam, Irfan, Rabu (19/12) di Batam mengatakan, bayi baru lahir dari peserta JKN-KIS wajib didaftarkan ke BPJS Kesehatan. Aturan ini mulai berlaku 3 bulan sejak Perpres tersebut diundangkan. Jika sudah didaftarkan dan iurannya sudah dibayarkan, maka bayi tersebut berhak memperoleh jaminan pelayanan kesehatan.

Baca Juga :  Batam Perbanyak Taman

”Khusus untuk bayi yang dilahirkan dari peserta Penerima Bantuan luran (PBI), maka secara otomatis status kepesertaannya mengikuti orang tuanya sebagai peserta PBI,” sambungnya.

Sementara untuk bayi yang dilahirkan bukan dari peserta JKN-KIS, maka diberlakukan ketentuan pendaftaran peserta Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) pada umumnya. Proses verifikasi pendaftarannya memerlukan 14 hari kalender dan setelah melewati rentang waktu itu, iurannya baru bisa dibayarkan.

”Karena itu kami mengimbau para orang tua untuk segera mendaftarkan diri dan keluarganya menjadi peserta JKN-KIS. Sehingga proses pendaftaran dan penjaminan sang bayi lebih praktis,” sambungnya.

Baca Juga :  HPI 2017 Jadi Ajang Tarung Penyair dan Pejabat

Perpres ini juga membuat status kepesertaan JKN-KIS bagi kepala desa dan perangkat desa menjadi lebih jelas. Kedua jabatan tersebut ditetapkan masuk dalam kelompok peserta JKN-KIS segmen Pekerja Penerima Upah (PPU) yang ditanggung oleh pemerintah. ”Perhitungan iurannya sama dengan perhitungan iuran bagi PPU tanggungan pemerintah lainnya,” katanya. (mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here