BPJS Kesehatan Gelar Buka Puasa Bersama

0
254
Deputi Direksi Silayay Sumbangteng Jambi BPJS Kesehatan Siswandi berbincang dengan Asisten Pemerintah Kota Tanjungpinang Irwan acara buka puasa bersama.

TANJUNGPINANG – Merayakan bulan suci Ramadan, BPJS Kesehatan Kedeputian Wilayah Sumbagteng Jambi melaksanakan buka puasa bersama di Kota Tanjungpinang. Pelaksanaan Safari Ramadan ini juga disinergikan dengan kegiatan sosialisasi kepada pemangku kepentingan.

Kegiatan dilaksanakan, Kamis (9/5) di Hotel CK Tanjungpinang ini mengundang Pemerintah Provinsi Kepulauan Riau, Pemerintah Kota Tanjungpinang, Direktur Rumah Sakit serta Pimpinan Bank yang menjadi mitra kerja BPJS Kesehatan.

Selain itu, kegiatan ini juga mengudang perwakilan tokoh agama dan tokoh masyarakat, pimpinan badan usaha yang sudah mendaftarkan karyawannya menjadi peserta JKN-KIS, serta perwakilan calon peserta JKN-KIS.

Safari Ramadan ini juga mengundang 50 anak yatim dari Yayasan Al Gazhi dan Engku Putri.

Deputi Direksi Wilayah Sumbangteng Jambi BPJS Kesehatan, Siswandi mengatakan salah satu tujuan dari kegiatan ini bersilaturahim serta dapat memperkuat persatuan dan kebersamaan yang baik di antara kita sesama Duta BPJS Kesehatan untuk mencapai tujuan yang telah disepakati bersama.

Siswandi melanjutkan Program JKN-KIS merupakan program negara, dihadirkan untuk memberikan akses terhadap pelayanan kesehatan bagi seluruh penduduk Indonesia. Program ini membuka kesempatan luas bagi seluruh masyarakat untuk mendapatkan akses pelayanan kesehatan secara adil dan merata.

Mengingat program ini didasarkan atas prinsip gotong-royong, yaitu iuran dari peserta yang sehat membantu peserta yang sakit, maka diperlukan sinergi yang kuat dari seluruh masyarakat untuk menjadi Peserta JKN-KIS, agar dapat terwujud dan program perlindungan kesehatan ini dapat berjalan dengan optimal.

“Mari kita jadikan prinsip gotong royong ini, tidak hanya sebagai ladang amalan di Bulan Ramadan tetapi juga di bulan-bulan lainnya karena sesungguhnya beribadah tidak terbatas pada ruang dan waktu. Selama ada niat baik dan ikhlas dalam menjalankannya, maka bekerja dan bergotong royong pun akan bernilai ibadah,” lanjut Siswandi.

Asisten 1 Bidang Pemerintahan Kepri, Raja Ariza, mengajak seluruh stakeholders agar melihat lagi sejauh mana sudah program JKN-KIS terselenggara di wilayah Provinsi Kepulauan Riau.

“Karena terus terang BPJS Kesehatan baru berumur lima tahun, dan Alhamdulilah pelayanan makin sekarang semakin bagus, pemerintah akan selalu meningkatkan mutu pelayanan baik di kelas 1, 2, dan 3,” lanjut Raja.

Ia mengatakan saat ini semakin banyaknya masyarakat yang telah menggunakan kartu JKN-KIS untuk berobat sehingga mengakibatkan pasien menumpuk di rumah sakit. Menurutnya, penerapan sistem rujukan berjenjang membuat tidak semua pasien menumpuk di rumah sakit.

“Semua orang yang namanya ketika sakit tentu menginginkan fasilitas yang tertinggi, tetapi kalau semua berobat ke rumah sakit Provinsi maka Puskesmas akan kosong. Jadi, kalau misal sakit hanya sedikit-sedikit saja, marilah kita ke Puskesmas dulu,” tuturnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here