BPJS Ketenagakerjaan Sosialisasi Anugerah Paritrana

0
145
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Rini Suryani, Asisten I Pemprov Kepri, Drs Raja Ariza beserta Kepala Disnaker Kepri, Tagor Napitupulu memberikan sosialisasi kepada peserta dari kabupaten -kota dan juga beberapa pengusaha. f-istimewa

TANJUNGPINANG – BPJS Ketenagakerjaan perwakilan Tanjungpipnang-Batam mengundang setiap kabupaten-kota di Provinsi Kepri menghadiri Sosialisasi Anugerah Paritrana 2018 yang dilaksanakan di Hotel CK Tanjungpinang, Rabu (31/10).

Tujuan kegiatan tersebut, memastikan seluruh kabupaten-kota di Kepri turut serta untuk dinilai. Penilaian sudah dilakukan sejak awal bulan hingga akhir tahun nantinya menjelang pengumuman.

Kepala BPJS Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Rini Suryani menuturkan, tim yang dibetuk untuk menilai ada dua jenjang. Pertama tingkat provinsi yang diketuai, Sekda Provinsi Kepri, TS Arif Fadilah serta ia sendiri sebagai sekretaris dan beberapa lainnya yang berjumlah sembilan orang. Sedangkan lanjutannya tim penilai dari pusat.

Ia menuturkan, pihaknya mengusulkan seluruh kabupaten-kota, namun yang menang tentunya sesuai kriteria ditentukan.

“Kalau bisa yang menang bukan hanya tingkat provinsi saja, namun juga ada yang mengwakili kabupaten-kota,” paparnya dalam memberikan penjelasan.

Rini menuturkan, tahun lalu, Kepri masuk peringkat sembilan dari 34 provinsi di Indonesia. Ia meyakini, tahun ini bisa lebih dari itu, mengingat Provinsi Kepri ikut serta membantu mensukseskan program BPJS Ketenagakerjaan melalui regulasi.

“Provinsi Kepri sudah menerbitkan Pergub, ini bukti bahwa ikut serta mendukung program yang ada. Selain mengacu pada per udang-undangan dan peraturan pemerintah,” ucapnya.

Ditambahkannya, tujuan dari program pemberian penghargaan, agar seluruh kabupaten-kota di Kepri mendukung penuh program yang ada.

Kedua, yaitu meningkatkan kepatuhan serta meningkatkan kepedulian dan citra BPJS Ketenagakerjaan.

Dalam kesempatan itu, Kabid Pemasaran BPJS Ketenagakerjaan, Iwan Kurniawan memberikan penjelasan terkait kriteria agar menang.

Sesuai informasi yang diberikan, di Kepri cakupan peserta paling banyak dari Batam. Paling rendah dari Kabupaten Lingga.

Terkait ini, Sekda Lingga, Juramadi Esram menuturkan, akan melaksanakan rapat dengan berbagai stakeholder terkait penegasan seluruh karyawan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan.

“Pada prinsipnya kami akan menfasilitasi dan yang nantinya memberikan sosialisasi tentu BPJS Ketenagakerjaan. Bukti kami turun mendukung program tersebut, nanti kami akan libatkan PTSP untuk menindak pengusaha yang tak mengikutkan karyawan. Serta meminta Kepala PU Lingga memastikan bahwa setiap kontraktor memasukan pekerja sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Asisten I Pemerintah Provinsi Kepri, Drs Raja Ariza menuturkan, kegiatan ini sebagai bentuk apresiasi kepada masing-masing daerah yang sungguh-sungguh melaksanakan program BPJS Ketenagakerjaan.

”Kita harapkan pemerintah daerah terus mensosialisasikan program yang dilaksanakan BPJS Ketenagakerjaan,” ucapnya.

Pihak Provinsi Kepri pada prinsipnya siap mendukung, melalui berbagai kegiatan yang dilaksanakan. Ia menilai membangun kesadaran akan pentingnya jaminan sosial ketenagakerjaan dan memperluas cakupan perlu dukungan pemda dan stakeholder.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Kepala Dinas Ketenagakerjaan Provinsi Kepri, Tagor Napitupulu. Kepala BPJS Ketenagakerjaan Batam dan Karimun.

Terlihat hadir Sekda Lingga, Juramadi Esram, Ketua Apindo Batam, Raffky, Asisten I Pemerintah Kota Tanjungpinang, Drs Ahadi serta Kepala Dinas Ketenagakerjaan Tanjungpinang, Marzul Hendri serta perwakilan dari kabupaten lainnya di Kepri serta beberapa pelaku usaha di Kepri.(dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here