BPOM akan Sidak Bahan Pangan

0
261
Warga saat membeli takjil untuk berbuka puasa. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) Kepri bersama dinas terkait akan melakukan pengawasan ketat terhadap penjualan makanan untuk berbuka puasa dan sahur. Tujuannya, memastikan seluruh bahan pangan dan pangan yang beredar di tengah masyarakat tidak mengandung zat kimia berbahaya.

Pengawasan akan dilakukan di pasar tradisional, pasar modren dan juga tempat-tempat penjualan takjil, mulai hari ini, Selasa (22/5). Hal ini dikatakan Kepala BPOM Kepri, Yosef Dwi Irawan kepada Tanjungpinang Pos, Senin (21/5) siang.

Ia menuturkan, peninjauan ke pasar tradisional memastikan apakah bumbu dapur yang di jual tidak mengandung bahan kimia. Begitu juga di pasar modern dan penjual makanan takjil.

Dituturkannya, belum lama ini pihaknya menguji sampel bahan makanan dan makanan siap saji yang di jual di pasar tradisional di Batam. Dari 53 sampel yang diambil terdiri mi basah, bakso, tahu, ikan, daging dan bumbu dapur, ditemukan tiga sampel yang mengandung boraks yaitu bumbu pelembut daging. ”Meski kasusnya tidak tinggi di Kepri, namun indikasinya ada lima persen yang juga perlu pemantauan,” tuturnya.

Yosef yang kini sedang mengikuti diklat di Aceh menuturkan, pemantaun di Tanjungpinang mengandeng OPD terkait seperti Dinas Kesehatan dan Dinas Perdagangan Kota Tanjungpinang. Dituturkannya, peninjauan ke lapangan dilakukan secara rutin bukan hanya momen puasa saja.

Sementara itu, Kepala Seksi (Kasi) Pemdik Selik BPOM Kepri, Anto menuturkan, awal bulan lalu turun memantau pasar trasional, meski demikian menyebutkan tidak ada penemuan pelanggaran yang dilakukan. ”Besok (hari ini, red) turun, terkait lokasinya masih akan berkoordinasi bersama OPD terkait,” ungkapnya singkat.

Ketua Komisi II DPRD Tanjungpinang, Mimi Betty Wilingsih meminta pedagang menjual makanan, baiknya yang layak dikonsumsi dan baik. Khususnya agar tak menggunakan bahan makanan yang mengandung bahan kimia atau pengawet. Bagi masyarakat, ia berpesan agar tetap waspada memilih makanan yang sehat. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here