BPOM Sita Ratusan Dus Makanan Ilegal

0
675
MAKANAN ILEGAL: Ratusan dus makanan ilegal diamankan oleh BPOM di salah satu gudang distributor makanan di Batu 6 Tanjungpinang, Senin (30/10). f-raymon/tanjungpinang pos

Balai Pengawasan Obat dan Makan (BPOM) Batam mengamankan ratusan dus produk pangan dan komestik ilegal di Pasar Baru dan gudang distributor makanan di Batu 6, Senin (30/10).

TANJUNGPINANG – Razia gabungan ini melibatkan BPOM, Ditnarkoba Polda Kepri, Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagin) Tanjungpinang, Dinkes Kepri dan Satpol PP Tanjungpinang.

Kepala BPOM Batam Alex Sander mengatakan, dalam razia ini, mereka mengamankan ratusan dus makanan ilegal. Tim juga mengamankan kosmetik ilegal. Di Pasar Baru tim menemukan kosmetik ilegal seperti cream dan jamu yang dijual bebas tanpa ada izin edar BPOM.

Baca Juga :  Wako Minta Kantor Harus Sediakan Tabung Racun Api

”Ini masih skala kecil dan tindak lanjut dari razia kemarin. Kosmetik kita amankan serta pedagang diberikan peringatan,” kata Alex.

Dus pangan dan komestik ilegal akan di bawah ke Batam. Usai menggelar razia di kawasan Pasar Baru, tim kembali melanjutkan razia di satu gudang distributor pangan yakni CV Cahaya Abadi di Jalan Kijang Lama nomor 3 Kelurahan Melayu Kota Piring RT 02 RW 3 Tanjungpinang.

Di gudang ini diamankan ratusan dus produk pangan yang tidak miliki izin edar. Umumnya produk pangan ini kebanyakan didatangkan dari luar negeri. Seperti dari negara Australia, Tiongkok dan Amerika. ”Belum tahu berapa jumlahnya. Kalau dusnya ratusan lebih,”sebutnya.

Baca Juga :  Kembali, Pemko Terima Penghargaan APE

Menurutnya, seluruh barang baik dari kosmetik dan produk pangan diamankan di kantor BPOM Batam dan kita lanjutkan ke proses hukum. Sedangkan untuk pemilik gudang berinisial J akan kita panggil. Mereka masih berada di luar negeri.

”Mereka melanggar Undang-Undang Pangan setiap produk yang masuk ke Indonesia harus terdaftar di BPOM. Dari karyawan yang bekerja barang-barang mengaku kalau barang ilegal itu didatangkan dari Batam,” sebutnya.

Alex menyebutkan, sebelum melakukan penggerebekan pada gudang produk pangan ini sudah melakukan penyelidikan selama satu bulan.

Baca Juga :  27 Bocah Terima Remisi

Menurutnya, bahaya dalam mengkonsumsi produk yang tidak mempunyai izin edar sangat berbahaya bagi kesehatan. Kemudian tidak ada jaminan keamanan dari pemerintah apabila ada korban yang keracunan setelah makan makanan ilegal tersebut. Dan merugikan pemerintah dalam segi pajak. ”Intinya masuknya makanan ilegal merugikan masyarakat,” bebernya.(RAYMON)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here