BRC Target Satu Juta Turis Tiongkok

0
667
Pejabat PT BRC bersama pejabat Kemenpar RI, Dispar Bintan dan travel agen foto bersama, Kamis (1/3) di Kemenpar.f-istimewa/humas brc bintan

Bangun Bandara, Gandeng Agent Travel dan kemenpar Ri

Lokasi wisata di Bintan yang sudah mendunia serta dilengkapi dengan bandara internasional membuat pengelola kawasan wisata di daerah ini semakin optimis kunjungan wisman akan meningkat dari tahun ke tahun.

BINTAN – Keyakinan mereka kian bertambah dengan dibangunnya Bandara Internasional Busung. Ke depan, bandara ini akan membuka pintu masuk turis dari berbagai negara di dunia.

General Group Manager (GGM) PT Bintan Resort Cakrawala (BRC) Abdul Wahab mengatakan, pihaknya sudah menargetkan akan mendatangkan satu juta wisatawan mancanegara asal Tiongkok ke Bintan saat pengoperasian Bandara Internasional Busung 2020 mendatang.

Target satu juta wisatawan asal Tiongkok tersebut mulai dilakukan tahun 2018 ini dengan menggandeng travel agen dari Tiongkok serta Kementerian Pariwisata (Kemenpar) RI.

Baca Juga :  Dari 275, Baru 76 Desa Bentuk BUMDes

”Untuk target 1 juta wisman Tiongkok ini sudah direncanakan. Mulanya adalah saat penerbangan langsung dari Tiongkok ke Tanjungpinang, ini sudah mulai berjalan. Kami yakin jumlah kedatangan akan meningkat hingga nantinya 1 juta wisman Tiongkok ke Bintan setiap tahunnya,” kata Wahab.

Ia menambahkan, event sport tourism Bintan Internasional Marathon (BIM) juga merupakan langkah lanjutan untuk menjadikan Bintan menjadi destinasi kedua wisata di Indonesia setelah Pulau Bali.

”Kami sudah bekerjasama dengan Pak Andy, salah seorang travel agen yang sudah mendatangkan 6 juta wisman Tiongkok ke Bali. Target kami, setelah berlibur ke Bali, destinasi lanjutannya adalah Bintan. Karena akses dari Bali menuju Bintan bukan hal yang sulit,” terangnya.

Baca Juga :  Uji Nasionalisme Siswa di Tengah Laut

Dijelaskannya, tidak hanya menyasar kawasan Lagoi, BRC juga menyajikan penginapan dan resor lain di luar Lagoi, seperti di Trikora. Ini karena kapasitas kamar di Lagoi juga sampai saat ini belum mampu menampung seluruh tamu yang berwisata ke Bintan.

”Jadi ini untuk seluruh wilayah Bintan menjadi destinasi wisata. Pastinya ini akan berdampak pada pendapatan daerah Bintan yang akan meningkat. Karena kami tahu dari pajak hotel dan restoran merupakan penyumbang pendapatan terbesar. Selain itu juga dampak ekonomi untuk masyarakat akan dirasakan,” jelasnya.

Baca Juga :  Kades Motivasi Warga di Goro TMMD Karimun

Selain bekerjasama dengan Kemenpar dan travel agen, pihaknya juga akan mempercepat pembangunan Bandara Busung yang saat ini baru saja menyelesaikan 1 izin baru untuk pelaksanaan pembangunan konstruksi.

”Jika ini (bandara selesai), penerbangan langsung dari Tiongkok dan Bali dapat langsung sampai ke Bintan. Ini akan mempercepat dan mempermudah turis Tiongkok datang ke Bintan. Karena saat ini di Tiongkok, nama Bali dan Bintan sangat dikenal dengan destinasi wisata pantai terbaik di Indonesia,” tambahnya. (JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here