BTI Gelar Tour The Karimun

0
746
PIHAK Kampus Bintan Tourism Isntitute saat sosialisasi penerimaan mahasiswa di salah satu SMA di Karimun, baru-baru ini.f-istimewa/humas bti

KARIMUN – Kampus Bintan Tourism Institute (BTI) kembali menggelar sosialisasi penerimaan mahasiswa/i baru ke sekolah-sekolah tingkat SMA sederajat di Kabupaten Karimun.

Sebelumnya sosilisasi yang sama telah dimulai dari sekolah-sekolah yang ada di Kabupaten Bintan dengan istilah tema Tour The Karimun.

Sosialisasi penerimaan mahasiswa baru ini, merupakan upaya Kampus BTI membuka pola pikir generasi muda khususnya pelajar SMA dan SMK di Kabupaten Karimun. Sebab, pertumbuhan pariwisata terus berkembang secara dinamis. Seperti halnya, industri pariwisata di Karimun juga sedang tumbuh. Staff Akademik Kampus BTI Taufik Anugrah Putra yang turut dalam melaksanakan sosialisasi mengungkapkan, Karimun memiliki sejumlah potensi kawasan pariwisata seperti di wilayah Pantai Pelawan salah satunya.

Taufik meyakini, sektor pariwisata Kabupaten Karimun akan berkembang pesat seperti kawasan di Lagoi, Kabupaten Bintan. ”Berkembangnya pariwisata Karimun akan berkembang, karena Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun juga akan membangun Pelabuhan Internasional. Selain itu, pelabuhan tersebut juga terdapat mall dan hotel di sana,” terang Taufik di Karimun melalui telepon, Rabu (7/2).

Baca Juga :  Pejabat Kemenlu Beri Kuliah Umum

Maka dari itu, lanjut Taufik, perlu persiapan Sumber Daya Manusia (SDM) yang berstandar internasional untuk menjadi tenaga profesional. Menrutnya, dengan adanya sarana dan prasarana otomatis akan terbukanya pintu bagi investor yang masuk menanamkan modalnya terlebih di sektor pariwisata.

”Anak karimun harus ikut serta dan menjadi tenaga kerja profesional, yang nantinya akan mengisi peluang-peluang kerja di Karimun khususnya di bidang perhotelan,” ungkap Taufik.

Tour The Karimun yang dilaksanakan oleh Kampus Bintan Tourism Institute Kijang ini, dilakukan selama 10 hari di seluruh sekolah SMA dan SMK di Karimun. Taufik yang juga sekaligus dosen ini berharap, pemerintah karimun bisa menangkap peluang dan bekerja sama dengan Kampus Bintan Tourism Institute.

Baca Juga :  Permika Asah Kreativitas Mahasiswa Indonesia di Kanada

”Nantinya, dalam mengirimkan pelajar Karimun, untuk dikuliahkan di Bintan Tourism Institute dan kembali ke daerah.

Sapta priyono staff yang juga merupakan dosen IT di Kampus Bintan Tourism Institute menjelaskan, Pemerintah Pusat pun saat ini telah menjadikan sektor pariwisata sebagai sektor perioritas. Kami berharap, Pemprov Kepri dan Pemkab Karimun bisa merespon dengan positif.

Direktur Kampus Bintan Tourism Institute Ign Haryadi berharap, nantinya yang akan menjadi tenaga profesional di resor bertaraf internasional di Kabupaten Karimun merupakan anak daerah. Menurutnya, generasi muda Kepri harus mampu menangkap peluang tersebut dan jangan sampai peluang yang ada ditanah kelahiran itu disia-siakan.

Baca Juga :  Mahasiswa Olah Biji Durian Jadi Keripik

”Saya yakin lulusan Bintan Tourism Institute pasti siap kerja. Sebab, mereka lulus dibekali tiga sertifikat kelulusan. Masing-masing sertifikat kelulusan yang dikeluarkan kampus Bintan Tourism Institute, kedua sertifikat sertifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan sertifikat I’m Alert Food Handling Safety dari negeri Kangguru alias Australia,” terang Haryadi.

Dengan memperoleh sertifikat itu, tidak sedikit alumni BTI yang telah bekerja di luar negeri seperti di kapal pesiar. Terpenting, lulusan BTI siap bersaing di era masyarakat ekonomi Asean saat ini. Bagi generasi muda yang ingin berkarir di bidang pariwisata, maka bisa langsung mendaftarkan diri ke kampus itu. (abh)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here