BTP Diperkenalkan ke Pelajar Tanjungpinang

0
676
MANAJEMEN BTP saat mengenalkan kampus itu kepada pelajar Tanjungpinang, kemarin.F-istimewa

TANJUNGPINANG – Sejumlah perguruan tinggi di Kepri, khususnya di Batam terus berbenah meningkatkan fasilitas dan kualitas. Bahkan ada kampus di Batam yang kompetensinya sudah diakui internasional.

Jurusan yang ditawarkan juga makin beragam, sehingga lulusan SLTA di Kepri tak perlu jauh-jauh ke luar daerah untuk kuliah.

Salah satunya Kampus Batam Tourism Polytechnic (BTP) atau Politeknik Pariwisata Batam yang sudah diakui internasional.

Keberadaan Kampus BTP terus diperkenalkan di kalangan pelajar di Kepri. Manajemen BTP sejak dua hari terakhir ini, mendatangi beberapa sekolah tingkat Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat di Tanjungpinang.

Selasa (25/9) lalu, manajemen BTP mendatangi SMAN 6 dan SMAN 5 Tanjungpinang. Dilanjutkan Rabu (25/9) mendatangi sekolah SMKN 4 Tanjungpinang, SMA Muhammadiyah Tanjungpinang dan SMK Raja Haji Ali. Kedatangan mereka diterima antusias pelajar dan guru.

Hari ini, Kamis (27/9) direncanakan akan mendatangi SMKN 2 Tanjungpinang, SMAN 1 Tanjungpinang dan SMAN 3 Tanjungpinang.

Anita, marketing BTP mengatakan BTP Goes to School Tanjungpinang, bertujuan untuk memperkenalkan kepada pelajar, kalau mau kulian jurusan pariwisata, tidak perlu jauh-jauh ke luar negeri. Bisa memilih BTP. Menurutnya, BTP atau Politeknik Pariwisata Batam menempati bangunan yang lebih mirip hotel. Fasilitas lobi, resepsionis, ruang kelas yang dilengkapi LCD projector, layar dan pendingin udara, perpustakaan, laboratorium komputer Natuna Function Room, musala, jogging track, lapangan futsal, dan pusat kebugaran (gym).

Baca Juga :  Mahasiswa Stisipol Ajari Warga Natuna Menjahit

Awalnya BTP mendapatkan izin dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia untuk menyelenggarakan tiga Program Studi Diploma III dengan nomor 92/E/O/2014 pada 9 Mei 2014.

Lalu diresmikan oleh Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia saat itu, pada 15 September 2014.

Kemudian BTP mendapatkan izin revisi untuk meningkatkan program studi menjadi Diploma IV dengan nomor 504/E/O/2014 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, pada 17 Oktober 2014.

Kini BTP memiliki tiga program studi yaitu Room Divison Management, Culinary Management, Food and Beverage Management. Lulusannya akan bergelar Diploma IV setara sarjana S1 di bidang pariwisata.

Baca Juga :  Tanjungpinang Perlu Banyak Peguruan Tinggi

”Satu-satunya di Indonesia yang sudah mendapat izin dari Menristek Dikti untuk Politeknik Pariwisata untuk menyelenggarakan Diploma IV, khusus tiga program studi itu,” ujar.

BTP didukung oleh STP-Bandung (NHI) dan STP Nusa Dua Bali dan juga berafiliasi dengan IMI Switzerland. Meski begitu, BTP bisa dikatakan lebih unggul dibanding pendahulunya itu karena program studinya sudah level Diploma IV untuk tiga program studi tersebut. Sementara di STP Bandung dan STP Nusa Dua Bali, program studi itu masih level Diploma III.

”Kalau di NHI Bandung ada D IV juga tapi program studi Administrasi Perhotelan, D IV Travel. Beda program studi,” katanya.

Di tempat teprisah, Sekretaris Yayasan Vitka, Asrizal, saat ini jumlah mahasiswa BTP mulai membeludak.

Jumlahnya 320 mahasiswa untuk semua angkatan. Untuk tahun akademik 2018/2019, BTP telah membuka penerimaan mahasiswa baru.

Baca Juga :  Endri Kembali Pimpin Stisipol Raja Haji

Karena pendaftaran dibuka bergelombang, biaya awal pun berbeda. Misalnya gelombang ketiga ini, biaya awal Rp4 juta, dan gelombang keempat biaya awalnya Rp8 juta.

Biaya awal itu bisa dicicil. Biaya awal ini sudah termasuk biaya formulir pendaftaran, uang pangkal, biaya Hospitality Development Program (HDP), dan biaya seragam tahap satu.

Kemudian, banyak pemerintah daerah di luar Kepri melakukan kerja sama dengan BPT, memberikan biaya siswa masyarakatnya untuk sekolah di BTP.

Kemudian, BTP sudah melakukan kerja sama dengan beberapa perhotelan internasional, termasuk di kapal-kapal pesiar terbesar di dunia.

Umumnya, sebelum tamat kuliah di BTP, sudah ditawari bekerja di hotel berbintang di dalam negeri, maupun luar negeri, termasuk kapal pesiar. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here