BUBU Rombak Wajah Bandara

0
83
Kepala Bandara Hang Nadim Suwarso saat meninjau konter UMKM di ruang tunggu. f-istimewa

BATAM – Badan Usaha Bandar Udara (BUBU) Hang Nadim akan merombak terminal penumpang tahun 2018. Perombakan dilakukan bekerjasama d?engan pihak ketiga, sehingga pihak BUBU tidak mengeluarkan anggaran. Perombakan dilakukan PT Leyon Global Frontier (LGF), dengan menata konter-konter UMKM di lantai 2.

Direktur Badan Usaha Bandar Udara Hang Nadim, Suwarso, Senin (11/6) mengungkapkan hal itu. ”Kita memang sedang berbenah. Ada terminal dan ruang tunggu penumpang. Kita mengubah wajah saat ini agar lebih baik, karena ada yang tidak pada tempatnya,” ungkap Suwarso.

Menurutnya, ruang tunggu penumpang ditata menjadi lebih baik dan besar, dengan ukuran bervariasi. Kondisi ini dibenahi sesuai dengan arahan Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita.

”Karena ada penyempitan. Makanya arahan kepala BP ini dibenahi. Mau tidak mau kita bongkar semua ini nanti,” jelas Suwarso.

Menurutnya, setelah mendapat arahan Lukita, pihak bandara kemudian melakukan lelang, dalam menata ruang tunggu sepanjang 160 meter. Konter UMKM didalam juga ditata. PT LGF nantinya yang akan membangun dan mengelola, sesuai konsep pembangunan dari BP Batam.

”Mereka yang akan membangun dan mengelola. Konsep dari kita dan mereka yang membiayai pengerjaan. Kita mengadakan sayembara. Ada 3 konsep pengelolan yang masuk dan dipresentasi dan ditentukan satu itu pemenang,” beber dia.

Diakui Suwarso, Kepala BP Batam, meminta agar standard bandara internasional dipenuhi. Konter-konter produk UMKM ditata lebih baik lagi, namun tidak dihilangkan. Alasannya, konter produk itu harus tetap ada untuk membantu penumpang, mendapat produk dalam dan luar negeri.

”Yang dekat Gate dibenahi, dengan desain dari LGF tadi. Jadi, nanti sepanjang 160 meter dekat ruang tunggu, akan berisi konter produk dalam dan luar negeri,” sambungnya.

Gerai itu diharapkan akan membantu produk kuliner dalam negeri juga. ”Nanti seperti yang ingin produk kuliner dari Padang, Djogja, Bandung dan lainnya, sudah bisa dibeli di sini. Jadi, ini aan memuat bandar lebih hidup,” harap Suwarso.

Selain itu, penataan juga akan membuat pengguna jasa di Bandara Hang Nadim, nyaman dan tidak komplain. ”Sekarang mulai ditata dan sudah banyak yang mengajuan untuk buka konter. Padahal baru kita mulai benahi dua hari. Sekarang sudah ada 68 stan dan akan ditambah 15 stan,” imbuhnya. (MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here