Budaya Harus Jadi Magnet Pariwisata

0
362
Riono saat memimpin rapat percepatan pembangunan pariwisata dan kebudayaan. f-ist/pemko tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, Riono mengatakan kebudayaan harus dijadikan magnet pariwisata di Kota Tanjungpinang khususnya di Pulau Penyengat.

”Kota Tanjungpinang harus menggiatkan kembali promosi kebudayaan Melayu menjadi magnet pariwisata. Jika berhasil, itu akan menambah pendapatan daerah melalui sektor pariwisata,” kata Riono, saat memimpin rapat percepatan pembangunan kebudayaan dan pariwisata Kota Tanjungpinang di ruang rapat Bappelitbang, belum lama ini.

Kata Riono di Tanjunginang sudah banyak lokasi kebudayaan dan pariwisata yang perlu dikaji lagi agar bisa dijadikan destinasi pariwisata ke depanya. ”Coba dilakukan beberapa terobosan dari kebudayaan khusus, sehingga kita bisa mengetahui kebudayaan yang muncul dan dilakukan kajiannya dengan benar dan baik dari segi fasilitas pendukung lainnya. Seperti sarana tempat parkir, toilet umum, sarana ibadah, pusat oleh-oleh dan lainnya juga harus dibenahi,” paparnya.

Riono kembali menambahkan, mengambil contoh destinasi wisata baru seperti di pulau Basing yang memiliki pantai yang berpasir putih dan ada peninggalan sejarah disana. ”Pulau Basing memiliki nilai historis dan punya daya tarik wisatawan untuk berkunjung kesana. Hal ini bisa dikembangkan dengan ditambahkan fasilitas-fasilitas umum, seperti sarana transportasi, toilet umum, akses jalan dikembangkan, industri usaha kecil dan lain sebagainya yang harus kita perhatikan,” lanjut Riono.

Sekda juga berharap banyak hal yang masih perlu dikelola bersama untuk kemajuan pariwisata di Kota Tanjungpinang. Ia juga mengimbau kerjasama antar OPD dan stakeholder yang terkait untuk lebih memperhatikan perkembangan pariwisata. ”Kerja sama antar OPD dan masyarakat harus terbangun dan bersinergi untuk memajukan sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang,” bebernya.

Sementara itu, Ketua Kadin Kota Tanjungpinang, Bobby Jayanto mengatakan ia sangat mengapresiasi dengan apa yang disampaikan oleh Pemko Tanjungpinang.

Ia berharap perkembangan pariwisata di Kota Tanjungpinang ini dapat membuahkan hasil yang baik. ”Saya apresiasi kepada Pemko Tanjungpinang yang telah serius dalam mengembangkan sektor pariwisata di Kota Tanjungpinang. Semoga ini dapat berhasil dan membantu masyarakat untuk memiliki peluang usaha serta meningkatkan perekonomian di Kota Tanjungpinang,” ungkapnya.

Bobby, juga mantan ketua DPRD Kota Tanjungpinang, memberikan saran, pemerintah harus fokus membenahi objek wisata yang ada di Pulau Penyengat. Karena, nama Penyengat sudah mendunia, tapi masih minim turis yang berkunjung ke sana. Perlu dilakukan penambahan objek wisata baru dan transportasi lautnya juga harus di benahi.

”Kalau kita naik pompong dengan kondisi pompong seperti ini, tidak masalah karena kita sudah terbiasa dengan laut. Tapi, kalau naik pompong ke Penyengat dengan kondisi seperti itu, pasti ia takut karena mereka tidak terbiasa dengan laut,” tegas Bobby.

Jadi, pemerintah juga harus membenai transportasi laut dari Tanjungpinang ke Penyengat. ”Kita mau ke Penyengat kita sedih melihatnya pelabuhan kita dijadikan tempat parkir kendaraan roda dua,” tegasnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here