Buku dan Seragam Sepi Peminat

0
87
SALAH satu orangtua membeli baju sekolah untuk anaknya di Karimun, baru-baru ini. f-alrion/TANJUNGPINANG POS
Memasuki tahun ajaran baru pendidikan mulai dari SD hingga SMA, kebutuhan akan buku dan alat tulis serta seragam menurun drastis.

ANAMBAS – Kali ini bagi para penjual buku tulis, serta seragam sekolah dan sudah tidak merasakan dampaknya. Bahkan, omzet penjualan pedagang turun 70 persen.

”Karena, sekarang menggunakan kurikulum 2013 (K13), sehingga tidak diperjualbelikan,” kata Ucok Agency Pardede, salah satu pedagang buku di Karimun.

Untuk harga buku tulis sendiri tidak ada kenaikan, seperti buku tulis tipis dibandrol Rp32 ribu per lusin dengan 12 buku. Kemudian, untuk buku tulis tebal Rp42 ribu per lusinnya, begitu juga perlengkapan sekolah pinsil Rp2 ribu per batang dan sebagainya.

Dimana pada tahun-tahun sebelumnya dirinya kebanjiran untuk pemesanan buku tulis dan peralatan pendukungnya.

Dulu biasanya beli satu set, terutama bagi anak-anak yang baru masuk sekolah. Namun, tetap ada yang beli peralatan sekolah seperti tas.

Hal sama disampaikan Uda, pedagang seragam sekolah di Pasar Bukit Tembak Meral, penjualan seragam sekolah menurun dari tahun sebelumnya, yang seharusnya penjualan meningkat satu hari menjelang sekolah.

Tetapi sekarang tetap saja, tidak ada mengalami kenaikan. Ia mengaku, tidak mengetahui penurunan penjualan seragam sekolah.

Apakah karena banyak yang jualan, atau banyak yang tetap memakai baju lama dan ini merupakan dampak ekonomi sulit saat ini.

Kepala Dinas Pendidikan Karimun Bakri Hasyim, untuk ajaran baru tahun 2019-2020 ini ditingkat SD dan SMP sederajat sudah menggunakan buku K13 yang telah disediakan oleh pihak sekolah. Buku K-13, tentunya tidak membebankan orangtua.

”Sebab, baik itu yang baru masuk sekolah maupun naik kelas para pelajar tidak direpotkan untuk membeli buku tema,’’ jelasnya.

Dengan demikian, pihak sekolah juga diuntungkan dengan adanya dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk membeli memesan buku K-13 setiap tahunnya. Kenapa demikian, karena buku K-13 bisa dipastikan rusak dikarenakan pemakaian.(ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here