BUMD Lirik Kerjasama Tiga BUMN

0
50
Suasana kawasan Pasar Baru I Tanjungpinang yang dikelola BUMD Tanjungpinang. f-suhardi/tanjungpinang pos

Untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) perusahaan plat merah melalui PT. Tanjungpinang Makmur Bersama melirik kerjasama dengan tiga perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN).

TANJUNGPINANG – Yakni, PT Pelindo, PT Pertamina dan PT Angkasa Pura II Tanjungpinang.

Direktur PT Tanjungpinang Makmur Bersama Zondervan mengatakan, tahun 2019 mendatang ia bersiap menjajaki unit usaha baru. Tujuannya, untuk menambah PAD Kota Tanjungpinang. BUMD melirik kerjasama dengan PT Pelindo untuk pengembangan parkir pelabuhan dan pembangunan hotel di Tepilaut. Dengan PT Pertamina, BUMD melirik kerjasama di sektor BBM. Bisnis BUMD yang sudah berjalan, yakni mengelola Pasar Baru I, Pasar Baru II, Pasar Bintancentre, Pasar KUD Tanjungpinang, kawasan Anjung Cahaya Tepilaut. Dan, sistem parkir di Pelabuhan Sribintan Pura Tanjungpinang.

”Sedangkan penjajakan dengan PT Angkasa Pura II dibidang kargo atau jasa pengiriman barang mengunakan maskapai penerbangan,” katanya Kamis (6/12).

Zondervan menyebutkan, BUMD juga melirik usaha baru, yakni sedang menjajaki Kabupaten Kulon Progo, Yogyakarta merupakan penghasil beras terbaik. Daerah ini per tahunnya bisa menghasilkan beras sekitar 34.000 ton.

”Kemarin kita sudah datang kesana dan melihat langsung, apakah hasil beras nantinya bisa kita jual di Tanjungpinang,” jelasnya.

Lanjutnya, selain itu juga pihaknya sedang mencari Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang produktif di Tanjungpinang. Hasil UMKM nanti akan kita ekspore Singapura atau Malaysia. Sambung dia, yang jelas kita ingin menaikkan PAD Tanjungpinang. ”Itu juga yang sedang kita jajaki untuk bisnis beras di tahun 2019,” jelasnya.

BUMD Tanjungpinang PT TMB juga menargetkan dua kali lipat penyumpangan PAD pada tahun 2019 dibandingkan tahun sebelumnya.

Zondervan menuturkan, di tahun 2017 kita menyumbangkan Rp200 juta lebih, di tahun 2018 Rp500 juta lebih dan di tahun 2019 kita menargetkar Rp1 miliar untuk PAD Tanjungpinang.

”Kita target tahun 2019, dua kali lipat untuk sumbangan PAD Tanjungpinang,” ujarnya. (RAYMON)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here