BUP Sumbang Pendapatan Terbanyak

0
100
AKTIVITAS angkutan barang di Pelabuhan Parit Rempak, Meral menjadi salah satu sumber pendapatan yang dikelola Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun. F-ISTIMWA

Badan Usaha Pelabuhan (BUP) Karimun yang dikelola PT Karya Karimun Mandiri (KKM), menjadi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) penyumbang pendapatan ke kas daerah tahun 2017. Jumlahnya tak tanggung-tanggung, BUP sumbang Rp3,5 miliar.

KARIMUN – ”BUMD Karimun ada 4, yaitu BUP, Perusda, PT Tirta Karimun dan BPR. Ada dua yang memberikan pendapatan setelah hasil audit independen, mencatatkan laba bersih dan menyetorkan pendapatan ke kas daerah sebesar Rp3,5 miliar. Sementara, Perusda Karimun masih kisaran ratusan juta. Kalau PT Tirta Karimun belum mampu menyetorkan pendapatan, sama halnya dengan BPR Karimun dalam kondisi baru sehat,” kata Bupati Karimun Aunur Rafiq.

Hal itu ia ungkapkan usai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) di rumah dinas kediaman Bupati Karimun, Selasa (10/7) kemarin. Selama 2 hari sejak Senin (9/7) kemarin, Pemerintah dan BUMD melaksanan RUPS untuk mengetahui pendapatan setiap tahunnya.

Ia menambahkan, pemerintah bersama BUP Karimun saat ini sedang mengupayakan pelunasan pembayaran piutang PT Pelindo pada BUP Karimun, bagi hasil dari pengelolaan perairan STS atau jasa labu jangkar.

Keseluruhan piutang yang belum dibayarkan, menurut penghitungan BUP tidak kurang dari Rp10 miliar. Untuk menagih piutang tersebut, sedang diupayakan konsultasi dengan BPKP dan pihak lainnya. Beberapa waktu lalu, pihak PT Pelindo berupaya membayar piutang tersebut.

”Hanya jumlahnya tidak sesuai dengan harapan BUP Karimun, sehingga, ditunda untuk diterima,” tutur Aunur Rafiq

Ia meminta, seluruh pengelola BUMD Karimun untuk bersinergi dalam rangka mendorong peningkatan pendapatan pertahun. Untuk menambah penerimaan daerah, peluang untuk memberikan nilai lebih sangat terbuka lebar. Mengingat potensi yang ada saat ini, jelas dia mengakhiri. (ALRION)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here