Bupati Apri Soroti Kinerja Pejabat di Bintim

0
657
MURAM: Bupati Bintan H Apri Sujadi dengan wajah muram ketika melakukan sidak aparatur di Kelurahan Seilekop, dengan melibatkan Camat Bintan Timur Rusli, Selasa (2/5) lalu. F-yendi/tanjungpinang po

Juni, Pemkab Putuskan Kontrak Honorer Tak Disiplin

KIJANG – Bupati Bintan H Apri Sujadi menyoroti kinerja pejabat aparatur pemerintah di wilayah Kecamatan Bintan Timur. Karena, sejumlah oknum pejabat dan aparatur pemerintah maupun honorer selalu melanggar kedisiplinan. Termasuk kinerja Camat Bintan Timur dalam mengakomodir pelayanan pemerintah ke tingkat kelurahan.

Untuk membuktikan laporan warga itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi mengajak Camat Bintan Timur Rusli sidak ke Kantor Lurah Seilekop, Selasa (2/5) pagi kemarin. Dari hasil sidak tersebut, bupati hanya menemukan dua orang pegawai dan satu siswa yang sedang menjalani masa magang. Dari sidak itu pula, H Apri Sujadi mengetahui seperti apa kendala pelayanan dan tingkat kedisiplinan aparatur pemerintah.

H Apri Sujadi berharap agar Camat Bintan Timur menempatkan pegawai honor di Seilekop, dalam jumlah yang memadai, minimal tiga orang. Tapi, Camat Bintan Timur Rusli hanya menempatkan satu orang honorer. Rusli berdalih, penempatan satu orang honorer itu atas permintaan Lurah Seilekop.

Bupati menegaskan, seharusnya camat yang memiliki kewenangan untuk penempatan honor dan pegawai itu, demi meningkatkan pelayanan terhadap masyarakat. Tidak hanya di Bintan Timur, di seluruh kecamatan juga perlu ditingkatkan kinerjanya.

”Ini lah masalahnya. Patut saya evaluasi kinerja pejabat di wilayah Bintim ini. Baik kinerja camatnya, lurah maupun pegawai honor yang baru diangkat,” kata H Apri Sujadi, usai melakukan sidak di Kantor Kelurahan Gunung Lengkuas.

Apri mengatakan, dirinya akan meminta hasil penilaian kinerja pegawai honor yang baru diangkat tahun 2017 ini. Honorer yang tidak disiplin dan tidak menunjukan etos kerja, akan diputus masa kontrak kerjanya. Karena, Pemkab Bintan mengangkat honorer, tujuannya untuk meningkatkan pelayanan pemerintah.

”Juni ini, kita lihat hasil kinerja para honorer yang baru diangkat. Tak disiplin, kita putus kontrak kerjanya. Kebijakan itu sudah ada konsekuensi sebelumnya kok. Belum tahu berapa jumlah honorer yang bakal diberhentikan itu,” tuturnya.

Untuk pejabat pemerintah yang tak mampu dan tak disiplin, H Apri Sujadi tak segan untuk melakukan pemutasian.

”Kita tak mau masyarakat Bintan yang jadi mengeluh, akibat pelayanan kecamatan atau kelurahan yang tak maksimal,” sambung H Apri Sujadi. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here