Bupati Beri Kemudahan Pelayanan Investasi

0
225
BUPATI Bintan H Apri Sujadi mempromosikan kawasan investasi di Bintan, kepada kedubes RI yang berkunjung ke Bintan Expo Centre, baru-baru ini. f-istimewa/kominfo bintan

Mei, PT Bintan Offshore Marine Centre Launching di Lobam

BINTAN – DUA investasi baru segera launching di Kabupaten Bintan, dalam waktu dekat ini. Bupati Bintan H Apri Sujadi kembali menyatakan, Pemkab Bintan akan memberikan kemudahan dalam pelayanan perizinan investasi tersebut.

Bupati Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, dirinya sudah menerima laporan, tentang dua investasi yang akan menanamkan modal di Bintan. Lokasi yang menjadi pilihan dua investasi itu, di kawasan industri Lobam.

”Dua investasi yang bakal masuk ini yaitu Bionesia Organic Foods asal Turki, dan PT Bintan Offshore Marine Centre asal Singapura kerja sama dengan investor Australia. Nilai investasinya berkisar 14.450.000 US dolar. Ini kabar baik bagi Pemkab Bintan,” ujar H Apri Sujadi saat memberikan keterangan di Kantor Bintan Buyu, Senin (12/3) kemarin.

”Kita akan berikan kemudahan dalam pelayanan investasi ini,” tegasnya.

H Apri Sujadi menerangkan, penanaman investasi tentunya akan membantu pertumbuhan ekonomi daerah, sekaligus membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat Kabupaten Bintan. Setiap investasi yang masuk, tentunya diberikan kemudahan, untuk membantu para investor yang ingin mengurus perijinan investasi.

”Tapi, tentunya disesuaikan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. Dalam hal ini, BP Kawasan FTZ Bintan juga sangat berperan,” tambah H Apri Sujadi.

Pada kesempatan lain, Kepala DPMPTSP-Naker Bintan Hasfarizal Handra melalui Kabid Perizinan Alfenni Harmi mengatakan, nilai investasi PT Bionesia Organic Foods sebesar 1.000.000 US dolar. Sedangkan investasi PT Bintan Offshore Marine Centre (BOMC) sebesar 13.450.000 US dolar. PT Bionesia Organic Foods bergerak di bidang industri produk masak dari olahan kelapa. Bakal ada 100 pekerja yang direkrut oleh investasi ini. PT BOMC bergerak di bidang jasa penunjang migas. Perusahaan ini memerlukan sekitar 200 orang tenaga kerja.

Surya Tjahyadi, General Manager (GM) PT BIIE kawasan industri Lobam menyampaikan, dua perusahaan tersebut saat ini sudah mulai membangun fasilitas, sambil mengurus perizinan. Nilai investasi PT Bionesia Organic Foods ini mencapai Rp 13 miliar. Sedangkan PT BOMC melebihi Rp 200 miliar.

”PT BOMC ini launching, sekitar Mei 2018 nanti. Sedangkan PT Bionesia Organic Foods ini, dalam waktu dekat. Perusahaan BOMC ini milik investor Singapura dan Australia. Kita bersyukur, cuma modal lahan,” kata Surya Tjahyadi, di sela pertemuan dengan Wakil Ketua BP Kawasan FTZ Bintan HM Saleh Umar dan Wakil Ketua II Yurioskandar, di Km 16, kemarin.

Untuk tenaga kerja, Surya mengatakan, perusahaan akan memprioritaskan tenaga kerja lokal. Terutama yang memiliki spesifikasi. Bahkan tak jarang, tenaga kerja lokal memimpin jabatan penting nantinya.

Wakil Ketua BP Kawasan FTZ Bintan HM Saleh Umar mengatakan, selain dua investasi di Lobam, ada 34 investasi yang akan masuk di Lagoi. Yaitu 33 vila mewah, dengan nilai investasi hampir Rp 2 tiliun. Setiap vila dikelola satu perusahaan, nilainya investasi berkisar Rp 15 miliar.

”Investasi di kawasan FTZ Bintan berjalan maksimal. Termasuk di dalam kawasan Lobam, kita berikan pelayanan dalam mengurus izin,” kata Saleh Umar.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here