Bupati dan Wabup Salat di Kijang

0
216
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam menunaikan salat ied berjemaah. f-dokumen/tanjungpinang pos

Malam Takbiran di Relief Antam

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam akan melaksanakan takbiran dan salat Idul Fitri di tempat yang sama, di Kijang, Kecamatan Bintan Timur. Selain itu, malam takbiran juga dilaksanakan di Kijang.

Kabag Kesra Setdakab Bintan Lukman menjelaskan, biasanya, Pemkab Bintan menggelar malam takbiran dan salat Idul Fitri 1439 hijriah, di dua lokasi. Seperti tahun 2017 lalu,Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam melaksanakan takbiran di Tanjunguban. Sedangkan Bupati Bintan H Apri Sujadi di Kota Kijang, Bintan Timur.

”Nah, untuk tahun 2018 ini, Bupati dan Wakil Bupati Bintan akan melaksanakan malam takbiran di tempat yang sama. Yaitu di relief Antam Kijang, Kamis (14/6) malam. Kemudian, salat Idul Fitri juga di relief Antam, Jumat (15/6) pagi,” kata Lukman, Minggu (10/6) kemarin.

Bupati Bintan H Apri Sujadi mengajak agar warga Bintan ikut serta meramaikan malam takbiran dan menunaikan ibadah salat Idul Fitri, secara bersama. Menurut bupati, perayaan malam takbiran dan salat Idul Fitri tidak hanya diselenggarakan Pemkab Bintan. Tapi, seluruh pemerintah kecamatan juga diimbau untuk melaksanakan kegiatan serupa, di lokasi kecamatan masing-masing. Sehingga nantinya, seluruh Kabupaten Bintan semarak dalam pelaksanaan kegiatan malam takbiran dan salat Idul Fitri.

”Masing-masing kecamatan juga diharapkan melaksanakan agenda keagamaan ini. Biar semakin semarak,” harapnya.

Persiapan Mudik
Selain itu, bupati mengingatkan kepada warga Bintan yang mudik ke kampung halaman, agar melakukan persiapan yang aman. Terutama dalam memastikan keamanan rumah dari ancaman sumber kelistrikan serta tabung gas. Warga juga perlu memeriksa dan mengunci jendela serta pintu rumah.

”Agar saat mudik, semua kondisi rumah yang ditinggal di Bintan, aman dari bahaya, maupun ancaman maling,” ujar bupati.

”Warga hendaknya melapor dan menitipkan rumahnya kepada aparat lingkungan setempat, seperti RT dan RW serta tetangga. Pihak terkait juga mesti memantau rumah yang ditinggalkan mudik, oleh pemiliknya. Di sini lah tugas RT dan RW terhadap pelayanan kepada warganya,” tambah H Apri Sujadi. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here