Bupati dan Walikota Harus Inovatif

0
519
Tinjau industri: Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat meninjau aktivitas salah satu perusahaan di Kawasan Industri di Lobam beberapa waktu lalu. f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun meminta Bupati dan Walikota se provinsi Kepri terus berinovasi dan berpacu mengembangkan sektor di daerahnya masing-masing. Serta mendukung investasi agar tetap tumbuh dan bersaing dengan provinsi lainnya di Indonesia saat ini.

Hal ini disampaikan Nurdin saat menerima laporan berita resmi Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri. Ia melihat produksi industri manufaktur besar dan sedang di Provinsi Kepri Triwulan III 2017 mengalami kenaikan sebesar 9,36 persen dibandingkan Triwulan II 2017. Capaian pertumbuhan pada triwulan ini berada di atas pertumbuhan nasional yang tumbuh positif sebesar 2,27 persen.

Ditinjau secara tahunan pada Triwulan III 2017 terjadi kenaikan produksi sebesar 3,12 persen dibandingkan Triwulan III 2016. Capaian pertumbuhan ini berada dibawah pertumbuhan secara nasional yang tumbuh positif sebesar 5,51 persen.

”Saya minta kita semua, masyarakat, dunia usaha pemerintah bagus kita tidak mencari salah siapa. Bagus kita cari solusi apa yang harus kita lakukan. Seluruh teman-teman Bupati. Walikota teruslah berinovasi dengan segala kemampuan dan potensi yang ada,” jelas Nurdin di Tanjungpinang, Kamis (2/11) kemarin.

Baca Juga :  Ipemi Kota Tanjungpinang Ciptakan 30 Pengusaha Baru

Begitu pun juga dengan pengusaha, Nurdin meminta dengan kondisi dunia usaha yang masih stagnan saat ini, tentunya jangan putus asa terus berupaya sungguh-sungguh menggerakkan roda prekonomian yang masih sangat melimpah saat ini.

”Bagi dunia internasional, Singpura mereka menilai Kepri masih menarik. Tinggal kita, Pemerintah memeberikan pelayanan yang baik, salah satunya memberikan perizinan yang cepat, kalau ada kesulitan yuk ramai-ramai kita bantu menyelesaikan,” terang Nurdin.

”Kita jemput bolalah tak jadi apa-apa. Jangan berbesar hati,” saran Nurdin.

Sambung Gubernur, jadilah pemimpin yang selalu jemput bola, jangan berdiam diri di dalam kantor. Dia mencontohkan, Presiden RI Joko Widodo satu hari selama ia bekerja, berkali-kali turun lapangan.

Baca Juga :  Rumah Dinas Wako dan Wawako Belum Ditempati

Misalnya ada proyek fisik yang sangat ditunggu-tunggu masyarakat, dia bahkan sering turun ke lapangan, untuk langsung turun mengecek.

”Presiden sudah berikan contoh yang baik, masak kita tak bisa lakukan itu. Beliau selalu ngingatkan, jangan terlalu banyak aturan untuk investasi, jangan terlalu buat perda, Undang-undang banyak, supaya investasi menarik,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala BPS Kepri Panusunan Siregar menyampaikan, bahwa penyebab kenaikan produksi pada Triwulan III disebabkan antara lain oleh naiknya produksi beberapa sub sektor industri, yakni,Produksi Industri Peralatan Listrik naik sebesar 14,50 persen. Produksi Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik naik sebesar 14,45 persen. Produksi Industri Bahan Kimia dan Barang dari Bahan Kimia naik sebesar 11,43 persen.

Baca Juga :  Maret, Food Court Mulai Dikerjakan

Bahkan, juga di dorong, kenaikan produksi pada Triwulan III disebabkan antara lain naiknya produksi beberapa sub sektor industri, yakni, Produksi Industri Karet, Barang dari Karet dan Plastik naik sebesar 20,01 persen, Produksi Industri Peralatan Listrik naik sebesar 10,81 persen, dan Produksi Industri Makanan naik sebesar 3,68 persen.

Hanya saja kata dia, Sub sektor industri yang mengalami penurunan pada Triwulan III 2017 adalah produksi industri Pakaian Jadi sebesar 2,87 persen. Sedangkan industri yang mengalami penurunan pada Triwulan III 2017, adalah produksi Industri Pakaian Jadi sebesar 8,58 persen dan Industri Komputer, Barang Elektronik dan Optik sebesar 3,92 persen. (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here