Bupati Minta Tepat Waktu

0
308
BUPATI Bintan H Apri Sujadi bersama Kadinkes dr Gama Isnaeni dan Direktur RSUD Benni Antomy menemui pasien, di sela peninjauan UTD, Senin (30/7) kemarin. F-ISTIMEWA/kominfo

Pengerjaan Proyek UTD RSUD Senilai Rp 3,1 Miliar

BINTAN- BUPATI Bintan H Apri Sujadi meminta agar pengerjaan proyek pembangunan Unit Transfusi Darah (UTD) di RSUD Bintan, selesai tepat waktu. Sehingga, proyek UTD senilai Rp 3,1 miliar itu bisa dioperasikan pada tahun anggaran 2019 mendatang.

”Kalau sudah siap unit transfusi darah ini, warga Bintan tak perlu lagi ke luar negeri untuk transfusi darah. Cukup di RSUD Bintan saja. Ini tujuan kita dibangun UTD ini,” kata H Apri Sujadi, usai meninjau pembangunan UTD di RSUD Bintan, Senin (30/7) kemarin.

Dalam peninjauan tersebut, bupati mengingatkan agar jajaran terkait juga mengupayakan agar pembangunan tersebut dilakukan tepat waktu. Menurutnya, pembangunan tersebut saat ini sangat diperlukan untuk mengatasi persediaan darah di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD). Ini merupakan bagian dari upaya untuk mengoptimalisasi berbagai pelayanan, kepada masyarakat di bidang kesehatan.

”Pembangunan gedung Unit Tranfusi Darah di RSUD Kabupaten Bintan ini, untuk mendukung dan melengkapi sarana prasarana di bidang pelayanan kesehatan masyarakat,” tegasnya lagi.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bintan dr Gama Isnaini menjelaskan, pembangunan dedung UTD dialokasikan anggaran sekitar Rp 3,1 miliar. Anggaran tersebut bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2018. UTD ini bakal dilengkapi berbagai alat kesehatan, dan sarana prasarana pendukung. Seperti genset dan juga 1 unit mobil operasional.

Direktur RSUD Kabupaten Bintan dr Benni Antomy SpAn menambahkan, pihaknya sangat menyambut baik didirikannya UTD di RSUD Bintan. Penyediaan UTD tersebut, selain dapat meningkatkan mutu pelayanan, juga akan mempercepat proses pelayanan tranfusi daerah untuk pasien rumah sakit.

”Pembangunan Gedung UTD ini sangat penting. Bagi RSUD Bintan, sarana ini sangat berguna, untuk mengantisipasi jika ada pasien gawat darurat yang memerlukan transfusi darah yang cepat,” tutupnya.(YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here