Bupati Pecat ASN yang Korupsi

0
106
BUPATI Bintan H Apri Sujadi membahas kinerja ASN dan pejabat OPD dengan Kepala BKPPD Bintan Irma Annisa, baru-baru ini. f-dokumen/tanjungpinang pos

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi akan langsung memberhentikan dengan tidak hormat (pecat) terhadap Aparatur Sipil Negara (ASN), yang pernah ditetapkan sebagai terpidana kasus korupsi. Sikpa itu sebagai tindak lanjut surat edaran Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). Ketentuan ini, juga menjadi perhatian bagi warga yang ingin mendaftar dalam perekrutan ASN tahun 2018 ini.

Namun demikian, Bupati Bintan H Apri Sujadi tidak ingin gegabah. Terlebih dahulu akan melakukan langkah-langkah persuasif, dan pendataan.

”Aturan dari Kemendagri itu kita jalankan. Karena ini menyangkut nama baik ASN, dan berdampak terhadap keluarga mereka, ya kita harus ekstra hati-hati. Tapi sesuai surat edaran Kemendagri, pada Desember 2018 ini kita tetap akan disampaikan. Sementara ini kita data dulu,” ujar H Apri Sujadi saat dihubungi, Selasa (18/9).

Untuk langkah-langkah tersebut, bupati segera melakukan rapat khusus bersama instansi terkait, untuk membicarakan hal tersebut. Bupati juga mengingatkan kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkab Bintan, untuk senantiasa berhati-hati, dalam mengelola keuangan negara.

”Ini juga menjadi peringatan bagi warga yang ingin tes CPNS di Bintan. Pendaftaran sudah kita buka,” sambungnya.

Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan Daerah (BKPPD) Kabupaten Bintan Irma Annisa menambahkan, edaran Mendagri ini sifatnya perintah, maka harus dilaksanakan. BKPPD Bintan diberikan waktu sebelum tanggal 2 Desember 2018 mendatang, sudah dilakukan pemecatan kepada ASN yang tersandung kasus korupsi.

”Ini sifatnya perintah, namun kita juga harus cermat untuk melakukan pendataan terlebih dahulu. Agar dengan adanya aturan tersebut, jangan lantas membuat kita kaku dalam melaksanakan tugas. Semua sudah jelas rambu-rambunya, mana yang bisa dan mana yang tidak bisa sama sekali,” jelas Irma.

Sebelumnya, Sekda Bintan H Adi Prihantara menyampaikan, Pemkab Bintan masih kekurangan aparatur ASN. Tahun 2018 ini, Pemkab Bintan akan merekrut 250 orang CPNS (ASN). Dari jumlah itu, 150 merupakan tenaga guru, 70 orang tenaga medis dan 30 orang tenaga teknis.

”Formasi dan syarat-syarat pendaftarannya, kita umumkan dulu, Rabu (19/9) ini. Pendaftaran sudah dimulai, dan bagi yang berminat jadi ASN sudah bisa mendaftar,” ujar Adi Prihantara. (YUSFREYENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here