Bupati: Sasaran Akhir, Semua Terdaftar di BPJS

0
156
BUPATI Bintan H Apri Sujadi meminta saran peningkatan layanan kesehatan kepada masyarakat, sekaligus meninjau fasilitas pelayanan di Puskesmas, baru-baru ini. f-yendi/tanjungpinang pos

Dewan Minta Tingkatkan Pelayanan Kesehatan Gratis

BINTAN – KETUA Komisi III bidang kesehatan DPRD Bintan Fiven Sumanti menilai, program kesehatan gratis di Puskesmas menimbulkan pelayanan yang tidak maksimal. Karena, pihak Puskesmas selalu merujuk ke rumah sakit. Pemkab Bintan akan mendaftarkan warga sebagai peserta BPJS Kesehatan, secara bertahap.

”Sedangkan program berobat gratis dengan KTP, hanya berlaku di tingkat Puskesmas. Kalau di rumah sakit, tentu terputus program itu,” beber Fiven, Selasa (20/3) kemarin.

Berdasarkan reses baru-baru ini, Fiven banyak mendapat keluhan dari sebagian masyarakat tentang program berobat gratis ala Apri-Dalmasri tersebut. Meski program berobat gratis dengan KTP Bintan mendapatkan fasilitas rawat inap kelas 3 di rumah sakit, Fiven tetap menuding itu tidak maksimal. Sebab, rujukan untuk rawat inap kelas 3 yang gratis hanya berlaku di RSUD Bintan. Sedangkan, penyakit masyarakat beragam dan tidak melulu dirujuk ke RSUD Bintan saja.

Fiven menyarankan, agar pemerintah lebih bijak dalam meluncurkan program untuk masyarakat. Semisal mensubsidi masyarakat Bintan secara keseluruhan untuk diikutsertakan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Ini sejalan dengan wacana pemerintah pusat yang menggalakkan agar seluruh masyarakat, ikut menjadi peserta BPJS. Dengan demikian, masyarakat Bintan yang jumlahnya lebih dari 150 ribu jiwa, bisa seluruhnya terdaftar di BPJS.

Saat ini, sudah ada 14 ribu jiwa yang disubsidi oleh pemerintah daerah. Dan 31 ribu jiwa yang tercover program JKN-KIS. Pemkab diharapkan secara bertahap mengikutsertakan seluruh masyarakat, dalam program BPJS.

”Memang, antusias masyarakat terhadap program berobat gratis cukup tinggi. Tapi permasalahan yang timbul bila masyarakat itu harus dirujuk ke rumah sakit, bila tidak ada BPJS,” terangnya.

Bupati Bintan Apri Sujadi pada tahun 2017 lalu, telah menggulirkan program berobat gratis dengan KTP di tingkat Puskesmas, dan rawat inap kelas 3 di RSUD Bintan sebagai rujukan. Berdasarkan data 2017 dari Dinas Kesehatan Bintan, tercatat 51.264 masyarakat Bintan merasakan program tersebut. Selain itu, sebanyak 111.294 pasien merasakan fasilitas rawat inap kelas 3 secara gratis di RSUD Bintan.

Guna memaksimal pelayanan gratis itu, Apri tahun ini diagendakan secara rutin melakukan pengawasan langsung ditingkat Puskemas. ”Tahun 2018 ini, saya akan rutin turun mengunjungi puskesmas dan itu, tidak terjadwal. Bisa sewaktu-waktu, kapanpun itu. Saya ingin mendengar langsung dari masyarakat terhadap program kesehatan gratis,” ujar Apri, di sela kunjungan ke Puskesmas Kijang, baru-baru ini.

Selain itu, lanjut H Apri Sujadi, Pemkab Bintan secara bertahap mendaftarkan warga Bintan menjadi peserta BPJS Kesehatan. Hal itu juga disampaikan bupati di sela silaturahmi dengan warga Bintan Timur, usai salat Jumat berjemaah di Masjid Al-Mauizoh, Tekojo. Tahun 2017 lalu, Pemkab Bintan sudah mulai mendaftarkan warga Bintan kurang mampu, menjadi peserta BPJS Kesehatan.

”Kita kan bikin program kesehatan gratis ini, pelaksanaannya secara bertahap. San sesuai kemampuan anggaran. Sebelumnya, mana ada program kesehatan gratis ini. Sasaran akhir kita, semua warga Bintan terdaftar di BPJS Kesehatan,” jelasnya.

”Tapi sebelum terdaftar, bisa dapatkan layanan gratis, cukup dengan menggunakan KTP,” demikian ditegaskan H Apri Sujadi.(JENDARAS-YENDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here