Bupati Segera Tunjuk Plt Dua Kades

0
589
BERI ARAHAN: Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam dan R Akib Rachim, memberikan arahan kepada jajaran pemerintah desa, Rabu (16/8) lalu. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

MALANGRAPAT – Bupati Bintan H Apri Sujadi segera menunjuk dan mengangkat pelaksana tugas (Plt) Kepala Desa (Kades) Penaga dan Kades Malang Rapat, yang tersandung kasus dugaan korupsi tersebut. Untuk meningkatkan pelayanan masyarakat, Wakil Bupati H Dalmasri Syam sudah memberikan arahan kepada jajaran pemerintah Desa Penaga dan Desa Malang Rapat. ”Kita sudah melaksanakan rapat dengan OPD terkait. Segera kita angkat Plt Kades, dari dua desa itu. Tapi sebelumnya, kita sedang telaah dan kaji dari sisi hukum, untuk pengangkatan Plt Kades itu,” kata H Apri Sujadi, usai rapat koordinasi dengan Bagian Hukum, Bagian Pemerintahan Setda dan sejumlah OPD terkait, Rabu kemarin.

H Apri Sujadi kembali menyampaikan hal itu, usai upacara peringatan HUT Kemerdekaan ke-72 RI, Kamis (17/8) kemarin. ”Belum kita tunjuk Plt Kades itu. Dalam waktu cepat, segera kita keluarkan SK pengangkatan Plt Kades Penaga dan Plt Kades Malang Rapat,” ujar H Apri Sujadi, kemarin. ”Dalam peringatan HUT RI sekarang, kita juga bangga, Desa Toapaya dan Kelurahan Toapaya Asri berhasil menjadi desa terbaik nasional. Masuk tiga besar terbaik di tingkat nasional,” tambah bupati.

Pada kesempatan sebelumnya, Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam langsung mengumpulkan jajaran pemerintah Desa Penaga, Kecamatan Teluk Bintan dan Desa Malang Rapat, Kecamatan Gunung Kijang. Selain Sekdes dan KAUR pemerintah desa, Wabup Bintan juga memberikan arahan kepada jajaran BPD. Arahan yang diberikan Wabup Bintan H Dalmasri Syam itu antara lain, agar pemerintah desa tetap memberikan pelayanan prima terhadap masyarakat.

Meski saat ini Kades Penaga Hamdan dan Kades Malang Rapat Yusran Munir, ditahan Kejaksaan dengan dugaan tindak pidana korupsi. ”Pelayanan terhadap masyarakat tetap jalan. Tugas pemerintahan maupun administrasi, dijalankan sesuai dengan tugas dan fungsi jabatan. Jika ada kendala, Sekdes koordinasi dengan pemerintah kecamatan. Kemudian, cek kembali berkas-berkas pelayanan, agar tidak menghambat kepentingan masyarakat,” kata Dalmasri Syam, di sela koordinasi dengan jajaran pemerintah desa, Rabu lalu.

Pada kesempatan tersebut, Inspektur Inspektorat Daerah Bintan R Akib Rachim menambahkan, Pemkab Bintan tetap memberikan pembinaan kepada setiap pemerintah desa. Terutama dalam pencairan, penggunaan dan pembuatan laporan anggaran. ”Kita berharap agar tidak ada kades di Bintan yang bermasalah lagi, untuk ke depannya,” harap Akib Rachim. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here