Bupati Tambah Lagi Insentif Guru Ngaji

0
118
BUPATI Bintan H Apri Sujadi menyerahkan insentif guru ngaji dan imam masjid, petugas fardu kifayah, penjaga masjid, mubalig dan mubaligah, di Bintan Timur dan Bintan Utara, Rabu (24/10) kemarin. f-istimewa

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi ingin menambah lagi insentif guru ngaji dan imam masjid, pada tahun 2019 mendatang. Kebijakan itu disampaikan H Apri Sujadi, pada saat menyerahkan insentif triwulan ketiga bagi guru ngaji dan imam masjid, di Masjid Baitul Makmur Tanjunguban, dan Masjid Nurul Iman Kijang, Rabu (24/10) kemarin.

”Di APBD murni 2018, insentif yang diberikan sebesar Rp 200 ribu per bulan. Pada APBD-P kami tambah menjadi Rp 250 ribu per bulan. Tahun 2019 nanti, jumlahnya akan kita tambah lagi, menjadi Rp 350 ribu per bulan,” tegas H Apri Sujadi.

”Kami akui jumlah ini tidak besar, namun kami sangat mengapresiasi peran bapak dan ibu semua,” sambungnya.

Penyerahan insentif triwulan ketiga tahun anggaran 2018 ini, diberikan kepada 188 imam masjid, 188 penjaga masjid, 387 mubalig/mubaligah, 329 petugas fardu kifayah, serta 1.000 orang guru ngaji. Insentif ini diserahkan Pemkab Bintan melalui Bagian Kesra Setdakab Bintan. Total penerima insentif ini sebanyak 2.092 orang, se-Kabupaten Bintan.

Selain penyerahan insentif triwulan ketiga tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi juga membuka kegiatan pembinaan guru ngaji, mubalig/mubaligah, imam dan penjaga masjid serta petugas fardu kifayah se-Kabupaten Bintan. Dalam kegiatan ini, bupati menyosialisasikan gerakan magrib mengaji, minimal setiap Jumat malam.

H Apri Sujadi menyampaikan, pendidikan agama di kalangan pelajar, sangat penting. Justru itu, Pemkab Bintan membikin program mengaji sebelum memulai belajar, serta gerakan magrib mengaji untuk seluruh siswa, yang akan mulai dilaksanakan pada November 2018 mendatang.

Menurutnya, gerakan mengaji diharapkan menjadi wadah interaksi sosial. Karena di zaman teknologi saat ini, banyak pelajar yang hanya fokus dengan hape miliknya. Sedangkan pendidikan agama sering terlewatkan.

”Dengan peran guru ngaji dan imam masjid, diharapkan mampu memberikan dampak yang besar untuk pendidikan agama bagi generasi muda Bintan. Wajar jika kita tambah lagi insentif guru ngaji dan imam masjid ini,” tegas H Apri Sujadi.

Kabag Kesra Setdakab Bintan Lukman menyebutkan, untuk pembagian insentif ditujukan kepada 2.092 orang. Untuk mencapai program pendidikan agama bagi anak dan masyarakat, maka perlu dibuat kegiatan pembinaan.

”Insentif bagi guru ngaji, imam masjid dan petugas lainnya, kita sediakan anggaran sebesar Rp 1,44 miliar,” kata Lukman singkat. (YENDI-JENDARAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here