Buronan Korupsi Rp55 Miliar Diciduk Tim AMC

0
1079
DITANGKAP: M Nasihan (dua dari kiri) ditangkap di Jakarta.f-ISTIMEWA

TANJUNGPINANG – M.Nasihan buronan Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepri tersangka korupsi dana Askes dan Jaminan Hari Tua (JHT) ribuan PNS di lingkungan Pemko Batam berhasil ditangkap Adhiaksa Monitoring Center (AMC) Kejaksaan Agung.

Ia di tangkap di Jakarta Selatan, Rabu (20/12) sekitar pukul 16.00 setelah lama jadi buronan.

M Nasihan merupakan pengacara senior PT Asuransi Bumi Asih Jaya (BAJ) Batam yang diduga melakukan tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan mengemplang uang negara sebesar Rp55 milar.

Aspidsus Kejati Kepri H.Fery Tas mengatakan, dalam menangkap buronan dan memburu para koruptor ini, Kejati Kepri bersama Tim Intel Kejagung bekerjasama. Dan berhasil mengamankan DPO yang sudah lama jadi target Kejati. Tim Dik Aspidsus Kejati Kepri yang turun kelapangan, bekerja keras dan membuahkan hasil gemilang. ”Kami berhasil menemukan dan menangkap DPO asal Kejati Kepri tersebut dari tempat persembunyiannya di Jakarta,” katanya Kamis (21/12).

Baca Juga :  Pengumuman Administrasi Open Bidding Molor

Aspidsus menyebutkan, tersangka diamankan di Lobby Tower 3 Apartemen Residence 8 Jalan Senopati, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan.

Tersangka berhasil ditangkap tanpa perlawanan, setelah berusaha bersembunyi di apartement mewah tersebut. Dan setelah menunggu beberapa lama, yang bersangkutan turun ke basement untuk mengambil sesuatu keperluan dari mobilnya.

Seketika itu juga tim langsung menyergap yang bersangkutan. ”Setelah memastikan bahwa TO benar orang yang dicari untuk menghindari ”error en persona” dan salah tangkap,” sebutnya.

Fery Tas menjelaskan, rencnanya yang bersangkutan akan segera bawa ke Tanjungpinang dengan pengawalan ketat aparat keamanan. Ia diterbangkan ke Tanjungpinang setelah menjalani beberapa proses di Kejagung RI.

Baca Juga :  Pengunjung IDBR Capai 73 Ribu

Menurutnya, dilain pihak tim juga akan melanjutkan proses penyitaan terhdap harta benda tersangka yang masih ada. Ini dilakukan dalam rangka penyelamatan keuangan negara, melalui semua asset tracing dan upaya hukum lainnya. Ini sesuai ketentuan hukum dan peraturan perundang undangan yang berlaku

”Penangkapan atas tersangka, itu berdasarkan Surat Perintah Penyidikan Kepala Kejaksaan Tinggi Kepri Nomor Print-282/N.10/Fd.1/09/2017 tanggal 14 September 2017,” tegasnya.

Bahwa M Nasihan merupakan tersangka dalam perkara Tindak Pidana Korupsi dan Tindak Pidana Pencegahan dan Pemberantasan Tindak Pidana Pencucian Uang, atas penyalahgunaan dana penyelenggaraan asuransi kesehatan dan tunjangan hari tua bagi PNS. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here