Buruh Pelabuhan Mencuri Motor

0
649
Tersangka bersama dengan polisi.f-raymon/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Masyarakat diminta tetap waspada saat memarkirkan kendaraannya. Untuk lebih aman, baiknya memasang kunci ganda karena pencurian motor di Tanjungpinang masih merajalela.

Jajaran Polsek Bukit Bestari mengamankan MA (32), seorang buruh harian lepas di Pelabuhan Sri Payung Tanjungpinang. Ia kedapatan mencuri sepeda motor.

Kapolsek Bukit Bestari Kompol Arbaridi Jumhur melalui Kanit Reskrim Polsek Bukit Bestari Ipda Haris Baltasar Nasution mengatakan, kejadian berawal dari laporan korban, kalau sepeda motornya Honda Beat BP 3213 GT saat parkir di depan rumah di Jalan Batu Naga Kampung Sungai Jari Tanjungpinang, Rabu (14/3) lalu.

Baca Juga :  Rumah Warga Roboh

”Atas laporan itu, kami langsung melakukan penyelidikan,” katanya Senin (7/5).

Haris menyebutkan, berdasarkan keterangan korban, pagi itu ia ingin mengantarkan anaknya sekolah. Namun, saat hendak pergi, korban melihat sepeda motornya sudah tidak ada lagi. Bukan hanya sepeda motor saja, satu handphone milik korban juga ikut hilang.

”Atas barang bukti handphone itu, kemudian kami mendapatkan informasi dan melihat handphone dengan ciri-ciri seperti handphone korban dijual di situs online BJB Tanjungpinang,” sebutnya.

Lanjutnya, anggota Unit Reskrim Polsek Bukit Bestari langsung melakukan penangkapan yang dibantu teman-teman tersangka di tempat mereka berkerja sebagai buruh harian lepas di pelabuhan itu.

Baca Juga :  Produk Unggul IKM Dipamerkan MTQ Expo

”Handphone itu belum sempat dijual dan kami langsung melakukan penangkapan,” jelasnya.

Setelah diamankan, tersangka mengaku mengambil sepeda motor untuk dipakai sendiri lantaran tidak ada kendaraan untuk berkerja. ”Saya tidak mampu beli motor,” tuturnya.

Pengakuan tersangka, sore itu saat melintas dari depan rumah korban, ia melihat ada sepeda motor yang terparkir di depan rumah. ”Ada kesempatan itu kemudian saya mencoba mengambil sepeda motor itu. Tetapi karena terkunci,” sebutnya.

MA menjelaskan, dirinya masuk ke dalam rumah korban dengan cara merusak dinding berbahan triplek, lalu mengambil kunci motor serta hanphone milik korban. Setelah itu, MA pergi.

Baca Juga :  Polres Gelar Lomba Busana dan Dakwah Pelajar

”Dinding rumah korban yang terbuat dari triplek membuat pelaku bisa masuk dengan mudah saat korban sedang tertidur. Saat itu kunci motor dan handphone yang terletak di meja,” ujarnya.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dan diancam hukuman paling lama 7 tahun penjara. (ray)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here