Buruh Tuding Pemerintah Pemicu Ekonomi Melemah

0
322
Demo buruh: Ratusan buruh Batam saat demo di depan kantor wali Kota Batam, Jumat (10/11). f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Pekerja yang tergabung dalam SPMI demo ke Pemko Tanjungpinang, Jumat (10/10). Meski hujan lebat namun tidak menyurutkan keinginan para pekerja untuk meneriakkan tuntutan mereka. Dalam demo itu, seorang perempuan peserta demo pinsan di tengah aksi demo itu.

Aksi demo yang digelar SPMI itu, berlangsung bersamaan dengan hari Pahlawan. Ratusan buruh itu menggelar demo mulai siang, hingga sore. Terlihat puluhan aparat kepolisian dan Satpol PP berjaga didepan kantor Wali Kota Batam. ”Ekonomi terpuruk, karena kebijakan pemerintah tidak sejalan dengan pengusaha. Bukan karena buruh,” kata koordinator aksi, Suprapto.

Buruh menuntut agar UMK diputuskan tidak didasarkan PP nomor 78. Mereka meminta pemerintah untuk mendengarkan suara buruh. ”Apa pejabat mendengar suara buru? Sekian kalinya kita akan terus turun ke jalan menuntut kesejahteraan buruh,” tegasnya.

Mereka menyayangkan langkah Gubernur Kepri, Nurdin Basirun dan Wali Kota Batam, HM Rudi, yang menentukan UMK tahun 2018 mendatang, sesuai PP 78. Dinilai, PP itu memberatkan dan menyesengsarakan buruh. ”Butuh keberanian pemimpin. Gubernur Jambi bisa memberikan upah diatas ketentuan PP 78,” teriaknya lagi.

Saat menemui pedemo Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad menyarankan agar buruh mencari acuan daerah lain untuk menentukan UMK, sehingga didapat angka di atas ketentuan PP 78. ”Silakan kawan-kawan buruh cari dasar yang dipakai Jawa Barat. Sampaikan ke kami dan akan kita teruskan ke gubernur,” kata Amskar.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here