Bus Subsidi Merugi

0
714
Bus bantuan pemerintah pusat saat menunggu penumpang di Terminal Sungai Carang, Batu 9.f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Keberadaan empat unit bus bantuan pemerintah pusat belum dimanfatkan secara maksimal oleh warga Tanjungpinang. Padahal Bus rute Bintancenter-Senggarang dan Pamedan-Dompak ini ongkosnya sangat murah. Untuk penumpang umum ongkosnya hanya Rp4 ribu, sedangkan untuk pelajar dan mahasiswa hanya Rp2 ribu.

Karena sedikitnya penumpang yang diangkut hingga bus ini masih mengalami kerugian untuk biaya operasionalnya. Dalam sebulan kerugian pengoperasian 4 unit bus itu sekitar Rp4 juta.

Meskipun rugi sekitar Rp 15 juta, Dinas Perhubungan (Dishub) masih tetap mengoperasikan bus bantuan dari Kementerian Perhubungan (Kemenhub) RI itu.

Kepala Dishub Kota Tanjungpinang, Bambang Hartanto mengatakan, kerugiannya diketahui saat pihaknya ingin membayar ke pihak swasta, PT Bestari Indah Sepakat Rp 24 juta hingga Rp 25 juta. Pembayaran ini berdasarkan dari jumlah jarak tempuh yang dilalui supir bus tersebut.

Baca Juga :  Syahrul Buka Festival Moon Cake

Menurut catatan yang dilaporkan petugasnya, mulai dari 7-31 Desember 2017 empat unit bus ini sudah jalan 474 trip. 474 trip terdiri dari 238 trip tujuan dari Terminal Sungai Carang menuju ke Dompak pulang dan pergi. Sisanya 236 trip bus yang memiliki rute tujuan dari terminal Sungai Carang-Senggarang pulang pergi.

”Dari jumlah trip dikalikan jarak tempuh yang sudah dilalui supir bus ke dua rute tersebut. Untuk rute tujuan dari Terminal Sungai Carang ke Dompak menempuh jarak sekitar 21 kilometer. Sedangkan jarak tempuh rute tujuan dari terminal Sungai Carang ke Senggarang hanya 15,5 kilometer. Kemudian, dikalikan lagi dengan kita bayar sekitar Rp 3.500 per kilometer. Nah, kira-kira segitulah kita bayar ke perusahaan yang sudah kerjasama dengan pemerintah,” kata Bambang kepada Tanjungpinang Pos, Senin (5/2).

Baca Juga :  PWI Tanjungpinang-Bintan Bagi-bagi Takjil di Perbatasan

Sedangkan, lanjut Bambang, pendapatan bus hanya sekitar Rp 7 juta hingga Rp 8 juta. Karena pada saat itu, penumpang tujuan Dompak hanya 336 orang (pelajar) ditambah dengan penumpang umum sebesar 42 orang. Sedangkan penumpang dari Senggarang sebesar 1.334 orang (pelajar) ditambah lagi dengan penumpang umum sekitar 86 orang.

Tarif bus yang diberlakukan oleh pemerintah sebesar Rp 2 ribu untuk kalangan mahasiswa/i atau pelajar. Tarif bus untuk masyarakat umum sebesar Rp 4 ribu per orang. Dua tarif ini berlaku untuk dua rute tujuan, yakni Senggarang dan Dompak.

Baca Juga :  MTs Tambelan dan SMPN 14 Bintan Kompak Gelar Upacara HUT Sumpah Pemuda

”Kita ini sudah termasuk berhasil. Baru merintis saja antusias masyarakat memanfaatkan bus sudah cukup baik. Ya, mudah-mudahan di tahun 2018 ini lebih baik lagi dan masyarakat akan lebih banyak menggunakan jasa tranportasi bus ini,” harap dia. (Andri DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here