Butuh Kerja Ekstra Bikin Ekonomi 7%

0
180
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun ikut membantu pedagang merapikan jualannya di Pasar Karimun, belum lama ini. f-istimewa/humas pemprov kepri

TANJUNGPINANG – Untuk mencapai target ekonomi Kepri 7 persen tahun 2019 ini bukan tidak mungkin. Namun butuh kerja keras semua pihak.

Untuk mewujudkan impian besar tersebut, maka perlu juga lobi-lobi ke pusat agar dapat anggaran tambahan melalui OPD-OPD di pemerintahan daerah.

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun juga perlu melihat kemampuan kepala OPD yang dipilihnya. Jangan asal angkat saja, namun tidak punya kemampuan.

Gubernur ketika melakukan safari kerja di setiap daerah yang ia kunjungi, dirinya selalu menyampaikan akan mendorong pembangunan infrastruktur serta kesejahteraan sosial untuk masyarakat pesisir.

Apa yang disampaikannya itu sering diabaikan masyarakat yang tahu tentang kondisi APBD, bahkan kabinet kerja Nurdin saat ini.

Warga menilai, APBD Kepri sangat bergantung kepada pemerintah pusat, ditambah lagi kabinet kerjanya yang kurang rajin menjolok potensi anggaran APBN. Yang nampak saat ini, kepala OPD kerap selalu menghabiskan anggaran perjalanan dinas untuk mendampingi Nurdin ketika berkunjung ke suatu daerah.

Budaya ini justru menjadi bumerang, serta berdampak tidak sehat terhadap pertumbuhan ekonomi Kepri 2019 mendatang.

Pengamat ekonomi Kepri Panusunan Siregar, berpandangan, bahwa pertumbuhan ekonomi Kepri pada 2019 masih memerlukan kerja keras ekstra dari semua stakeholders meskipun pada 2018 sudah rebound hingga mencapai pertumbuhan sebesar 4,56 persen, atau 2,3 kali lipat dari pertumbuhan 2017.

Memang sektor industri manufaktur (penggerak utama ekonomi Kepri) sudah mulai menggeliat, tapi belum sekencang yang diharapkan. Nampaknya tahun ini pun sektor tersebut belum mampu tumbuh di atas angka 6 persen yang berdampak pada pertumbuhan agregat Kepri. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here