Cabai Berlimpah, Pasar Besar Menanti

0
297
Gubernur Kepri Nurdin Basirun saat membantu panen cabai di Pulau Galang, Batam, Sabtu (22/12). f-istimewa/humas pemprov kepri

BATAM – Kondisi tanah di Kepri yang berupa bauksit ternyata masik cukup baik untuk bercocok tanam. Pemerintah Provinsi Kepri terus mendorong warga Kepri untuk memaksimalkan lahannya untuk bercocok tanam.

Menurut Gubernur H Nurdin Basirun, ketahanan pangan menjadi salah satu program pembangunan yang dilakukan Pemerintah Provinsi Kepri. Karena itu, Pemprov Kepri, dengan skala prioritas terus membantu petani, untuk membuat produktivitasnya semakin tinggi.

”Kami bersilaturahmi untuk mencari jalan terbaik bagi para petani. Dinas Pertanian akan terus membantu. Termasuk teknologi pertaniannya. Panen cabang ini salah satu berkah yang didapat dari usaha yang sudah dijalani,” kata Nurdin saat menghadiri Panen Cabai dan Penyerahan Alat Mesin Pertanian di Belongkeng, Pulau Galang, Batam, Sabtu (22/12).

Gubernur menyebutkan kebutuhan cabai di Kepri sangat tinggi, hingga ia minta petani untuk tdiak khawatir dengan pasar, karena banyaknya warga di Kepri serta jarak yang dekat dengan negara tetangga menjadikan kepri merupakan pasar yang besar.

Gubernur Mengapresiasi petani karena berhasil panen dengan kondisi cabai yang sangat bagus. Bahkan, Gubernur menyempatkan membantu petani saat panen cabai.

Menurut Nurdin, dia di hari-hari libur memang lebih memilih beraktivitas bersilaturahmi dengan masyarakat. Melihat secara langsung apa yang perlu dibantu. Apa masalah masyarakat yang bisa diselesaikan sesuai skala prioritas dan kemampuan anggaran.

Sepanjang Sabtu, usai Safari Subuh di Masjid Al Barqah Baloi Persero Batam, Nurdin menghadiri wisuda Sekolah Tinggi Ilmu Al Qur’an, Quran Center Batam di Hotel Golden View. Dari Bengkong, Nurdin menghadiri Majelis Maulidi Nabi Muhammad SAW bersama Jamaah Muslim Singapura di SD Juara Batam.

Usai dari Mualid Nabi, Nurdin menghadiri Pesta Rakyat Kampung Tua di Pantai Tanjung Mak Dara Nongsa, Sabtu malam. Pada pesta yang mengusung tema Memori Rindu Mengusik Kalbu ini, menghadirikan penyanyi legendaris Malaysia, Datok Jefriden dan Rahman On.

Di Ahad (23/12), Nurdin memulai aktivitas dengan Safari Subuh di Masjid Al Huda Lembah Purnama Tanjungpinang. Dari Tanjungpinang, Nurdin bergerak ke Tanjungpinang menghadiri Khitanan Masal di Masjid Baitul A’la Perumahan Griya Pratama RW.18 Batu Aji. Dari sini, Nurdin kemudian menghadiri Peresmian Gedung Belajar dan Khitanan Masal di Pesantren Ushunal Huda Sei Lekop.

Sebelum ke Karimun, untuk acara dengan masyarakat Pongkar, Nurdin menghadiri Pengukuhan Pimpinan Wilayah Al Jamiyatul Wasliyah Masa Hikmad 2018-2023 di Aula PIH Batam Center.

Saat acara panen cabai, Nurdin menyampaikan, pihaknya ingin pertanian di Kepri bisa sukses. “Kita mesti sama-sama bisa menghasilkan produk yang dapat menekan inflasi dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Untuk mewujudkan itu, saya berharap para petani istiqomah,” pintanya.

Petani itu, kata Nurdin, harus menyayangi tanamannya. “Supaya menghasilkan panen yang banyak kabun harus diurus dan dirawat. Jangan habis nanam tak nengok lagi. Tahu tahu lebih tinggi rumput,’ sebutnya.

Nurdin mengakui, pupuk menjadi salah satu kendala untuk pertanian di Kepri. Apalagi pembelian pupuk harus dibayar terlebih dahulu baru pupuknya bisa didapat.

“Selain itu, alokasi pupuk juga kadang terbatas. Namun, saya tak ingin masalah ini membuat semangat petani padam. Berbagai upaya harus kita dilakukan, seperti membuat pupuk organik, dan lainnya. Termasuk terus memanfaatkan teknologi pertanian. Sekarang bisa memanfaatkan teknologi pertanian. Dengan teknologi, kerja ringan hasil banyak,” kata Nurdin.

Petani juga menyampaikan persoalan sertifikat tanah. Nurdin mengaku kendala itu akan ia laporkan ke Presiden Joko Widodo. ”Apalagi presiden sudah memerintahkan agar BPN untuk cepat menerbitkan sertifikat gratis. Pekan lalu, saya sudah membagi-bagikan banyak sertifikat untuk masyarakat. Kerja dan jaga baik baik. Keluhan ini kita sampai ke Pak Presiden,” kata Nurdin. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here