Cabai Masih Rp 56 Ribu Per Kilo

0
600
PEDAGANG: Warga saat membeli cabai di pasar tradisional Bintancentre, Rabu (6/12). f-andri/tanjungpinang pos

Harga Mulai Turun, Petani Cabai Lokal Mulai Panen  

TANJUNGPINANG – Jelang Natal dan Tahun Baru harga cabai di pasar tradisional Tanjungpinang mulai mengalami penurunan. Sebelumnya, harga cabai rawit sempat tembus Rp 140 ribu per kilo. Inipun hanya bisa bertahan dua hari saja. Sekarang harga cabai rawit Rp 40 ribu per kilo. Cabai merah juga mulai turun. Sempat Rp 58 ribu per kilo sekarang harganya Rp 56 ribu per kilo atau turun Rp 2 ribu per kilonya.

Turunnya harga cabai di pasaran tradisional karena pasokan cabai mulai banyak. Petani cabai lokal maupun sudah ada yang panen. Kiriman cabai dari luar Kepri seperti Nusa Tenggara Barat (NTB) Kalimantan dan Jawa sudah datang.

Hal ini disampaikan Junaidi, salah satu penjual cabai di Pasar Bestari Bincen Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (6/12). Kata dia, meskipun cabai masih tinggi, animo masyarakat untuk membeli masih tinggi, karena ada hari besar keagamaan dan tahun baru.

Harga komoditi lainnya masih stabi. Bawang merah Jawa, bawang merah India, bawang putih, tomat merah, tomat hijau, cabai merah kering, jahe dan kunyit.

Saat ini, harga bawang merah Jawa hanya Rp 32 ribu per kilo, bawang merah India Rp 20 ribu per kilo, bawang putih Rp 24 ribu per kilo, tomat hijau Rp 13 ribu, tomat hijau Rp 12 ribu, cabai merah kering Rp 42 ribu per kilo, jahe dan kunyit harganya Rp 14 ribu per kilo.

Prediksinya, komoditi untuk kebutuhan dapur akan mengalami kenaikan harga menjelang Hari Raya Natal. Kenaikan harga di komoditi tersebut kata dia jelang Natal dan Tahun Baru tidak bisa memastikan. Karena komoditi yang dijualnya berasal dari distirbutor. ”Kalau distributor menaikkan harga, ya kita pedagang juga menaikkan harga, karena kita beli dari distributor,” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here