Cabai Rawit Naik Rp 12 Ribu per Kilo

0
388
MENUNGGU: Pedagang cabai di Pasar Baru saat menunggu pembeli, Kamis (26/1). F-Dok/tanjungpinang pos

Tanjungpinang – Menjelang dua hari Tahun Baru Imlek, harga cabai dan bawang di Pasar Baru, Tanjungpinang masih tinggi.

Hal ini dikarenakan pasokan cabai yang berkurang dan pengaruh cuaca buruk akhir-akhir ini.
Untuk cabai rawit dari sebelumnya Rp 62 ribu kini menjadi Rp 74 ribu per kilo atau mengalami kenaikan sekitar Rp 12 ribu. Cabai merah saat ini Rp 56 ribu dari sebelumnya Rp 50 ribu per kilogramnya. Terjadi kenaikan sekitar Rp 6 ribu per kilonya. Sedangkan cabai hijau tidak mengalami kenaikan, sekitar Rp 26 ribu per kilo.

Hal ini dikatakan Golan, salah satu pedagang cabai dan bumbu masakan di Pasar Baru, Kamis (26/1). Ia mengatakan, kenaikan disebabkan stok menipis. Sesuai hukum pasar, jika permintaan lebih banyak dari persediaan sering terjadi kenaikan harga.

”Apalagi sekarang kondisi cuaca buruk karena angin kecang dan hujan. Ini juga pengaruh alur transportasinya,” kata Golan. Harga bawang putih Rp 42 ribu dari sebelumnya Rp 36 ribu per Kg. Terjadi kenaikan harga sebesar Rp 6 ribu. Sedangkan bawang Jawa atau jenis kecil-kecil dari Rp 20 ribu kini menjadi Rp 26 ribu. Untuk bawang merah jenis besar tidak mengalami kenaikan yaitu tetap Rp 10 ribu per kilogramnya.

Pedagang lainnya, Misran, menuturkan cabai miliknya didatangkan dari daerah Jawa, karena membutuhkan biaya transportasi maka harganya lumayan tinggi. Begitu juga dengan cabai jenis lainnya.

Untuk harga sayur-mayur beragam. Ada yang naik namun ada juga yang tetap. Misalnya untuk yang harganya tetap yaitu sayur terong dan tomat sekitar Rp 12 ribu per kilo, Kol Rp 10 ribu per kilo, dan wortel Rp 14 ribu per kilo.

Harga daging ayam dan daging sapi tidak terjadi kenaikan. Harga daging ayam Rp 35 ribu perkilo dan harga daging sapi Rp 135 ribu per kilo. (GAYUH)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here