Cabai Rawit Turun Rp4 Ribu Per Kilo

0
105
Pedagang cabai melayani masyarakat yang membeli cabai rawit di Pasar Bintan Centre Tanjungpinang baru-baru ini. f-andri/tanjungpinang pos

Setelah sebelumnya harga cabai rawit tercatat menyentuh harga Rp34 ribu per kilogram (kg), sekarang harganya sudah turun sedikit menjadi di kisaran Rp34 ribu per kg.

TANJUNGPINANG – Sedangkan harga cabai merah tetap bertahan. Harga cabai merah masih kirasan Rp38 ribu per kilo, bawang bombai Rp16 ribu per kilo, cabai rawit setan Rp50 ribu per kilo, bawang merah Jawa Rp32 ribu per kilo, bawang merah India Rp15 ribu per kilo, bawang putih Rp24 ribu per kilo, tomat Rp12 ribu per kilo, kentang bukit tinggi Rp12 ribu per kilo, jahe Rp14 ribu ribu per kilo, kunyit Rp14 ribu per kilo dan cabai merah kering keriting Rp42 ribu per kilo.

”Mendekati lebaran haji ini kita harapkan harga stabil biar masyarakat banyak yang belanja,” kata Junaidi, salah satu pedagang sayur mayur di Pasar Bintan Centre, kemarin.

Menurutnya, turun harga cabai rawit hijau karena para petani lokal dan petani di Pulau Jawa berhasil panen raya.

Pasalnya, cabai rawit yang dijual di Pasar Bestari Bincen berasal dari daerah Jawa. ”Harga dari petani di Pulau Jawa sudah turun, maka kita jual di sini juga turun. Kita tidak ambil untung besar-besar asalkan laris manis,” ucap dia.

Sedangkan komoditi lainnya, lanjut dia, masih harganya stabil atau tidak mengalami penurunan maupun kenaikan. Seperti komoditi cabai merah, cabai merah kering keriting, cabai rawit setan, bawang merah Jawa, bawang merah India, bawang putih, bawang Bombai, jahe, kunyit, ketang bukit tinggi dan tomat. ”Mudah-mudahan nanti harga tidak naik,” harap dia.

Menurutnya, meskipun harga stabil tapi masyarakat yang datang belanja sangat minim. Para pedagang mengakui beberapa tahun terakhir ini terjadi penurunan daya beli dari masyarakat. Menurutnya, ini semuanya disebabkan karena ekonomi yang sedang lesu. Jadi, para pedagang terhimbas. ”

Ekonomi masih lesu. Ya, sepi seperti ini kondisinya. Kita harapkan ekonomi kembali bangkit,” sebut dia dengan nada lemas.

Sementara itu, Tina salah satu warga Tanjungpinang, berharap, komoditi di pasar tidak mengalami kenaikan harga pada saat mendekati hari raya Idul Adha nanti. ”Takutnya jelang lebaran haji pada naik semua harganya,” ujarnya. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here