Cabai Tumbuh Subur di Ekslahan Bauksit

0
1635
Gubernur Kepri, Sekdaprov dan rombongan panen cabai di kebun kelompok tani di Dompak, Rabu (14/2).f-ist/humas Pemprov Kepri

Ketersediaan Bahan Pangan Tekan Inflasi

Lahan ekstambang Bauksit di Dompak dimanfaatkan oleh petani untuk menanam cabai. Tujuannya, untuk memperkuat ketahanan Pangan Kepri. Hasilnya, tumbuhan cabai bisa tumbuh subur.

Tanjungpinang – Gubernur Kepulauan Riau H Nurdin Basirun mengatakan, ketesediaan bahan pangan selain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat juga untuk menekan inflasi. Semua itu nantinya bermuara pada kesejahteraan petani.

”Stok pangan terpenuhi, petani-petani di Kepri pun bisa meningkat kesejahteraanya,” kata Nurdin saat panen dan meninjau perkembangan penanaman cabai di perkebunan cabai Tanjungmoco, Pulau Dompak, Tanjungpinang, Rabu (14/2) pagi.

Nurdin mengatakan, peninjauan yang dilakukan ini adalah untuk melihat sudah sejauh mana perkembangan perkebunan cabai yang ada. Selain itu juga untuk menyerap aspirasi para petani.

Baca Juga :  Pelabuhan Sebauk Roboh

”Apa-apa saja kebutuhan dari para petani, keluhan serta saran akan kita tampung untuk segera kita tuntaskan,” kata Nurdin.

Nurdin melanjutkan bahwa dengan keberadaan teknologi harus disikapi dengan benar, saat ini kecanggihan teknologi dapat dimanfaatkan untuk mempermudah pekerjaan. Teknologi juga bisa menambah hasil panen petani.

”Di zaman now saat ini penerapan teknologi harus diikut sertakan dalam pekerjaan yang kita kerjakan, petani sukses, pendapatan bertambah dan kebutuhan masyarakat terpenuhi,” lanjut Nurdin lagi.

Sebanyak 135 kilogram cabai langsung dipanen Nurdin setelah beberapa saat meninjau lokasi perkebunan, nantinya cabai tersebut langsung akan dikirimkan kepasar. Tidak hanya cabai, semangka sebanyak 900 kilogram juga siap dipanen dan dikirimkan ke pasar. Sementara itu, Sekdaprov Kepri TS. Arif Fadillah menyambut baik keberadaan kebun cabai di Tanjung Moco. Apalagi dari info petani bahwa bibit yang di tanam merupakan produksi dari kelompok petani sendiri.

Baca Juga :  Perbaikan SWRO Hampir Rampung

”Selain untuk menekan laju inflasi, ide bibit cabai tersebut baik jika diproduksi pribadi di perkarangan rumah jadi selain para petani, keluarga juga bisa menghasilkan kebutuhan pokoknya sendiri,” kata Arif.

Ketua kelompok petani setempat Katimun mengharapkan agar Pemerintah dapat membantu sejumlah keperluan dari para petani. ”Saat ini kami masih bekerja dengan menggunakan cangkul karena belum tersedia traktor, serta akses dari luar menuju ke area perkebunan juga jauh,” ujar Katimun.

Pada kesempatan tersebut Gubenur langsung menginstruksikan kepada OPD yang ikut meninjau agar segera mendata keperluan yang dibutuhkan petani untuk memudahkan pekerjaan mereka seperti motor kaisar dan mini traktor.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here