Cadangan Listrik Batam Turun 50 Persen

0
25
Direktur Bisnis Bright PLN Batam, Husnus, saat menghidupkan meteran listrik milik warga Sembulang, Galang. F-Martua/Tanjungpinang Pos.

26 April Baru Satu Pembangkit Baik

Pemadaman bergilir listrik di Batam, masih berjalan hingga saat ini. Kondisi ini diakui PLN Batam, karena cadangan daya listrik di Batam turun. Bahkan penurunan sampai 65 MW atau sekitar 50 persen dari cadangan listrik Batam. Sehingga, saat ada gangguan, dampaknya langsung pada pemadaman listrik.

BATAM – Kondisi itu diakui Direktur Operasional PLN Batam, Awaluddin Wafidâ, Jumat (12/4) di Batam saat meninjau kondisi pembangkit listrik di Batam. Diakui, cadangan daya yang ideal, harus siap jumlah daya kerja sama dengan daya pembangkit terbesar yang ada.

”Pembangkit yang terbesar itu adakah 65 mega watt. Demikian dengan cadangan kita. Tapi sekarang turun,” kata Awaluddin.

Dikatakan, cadangan pembangkit listrik di Batam, saat ini kurang dari 65 MW. Karena kondisi cadangan listrik di Batam yang turun 50 persen, menyebabkan dampak pada pemadaman.

”Jadi listrik di Batam mengalami gangguan dengan terjadinya pemadaman secara bergiliran,” bebernya.

Diakui, saat ini ada pembangkit milik PLN yang mengalami gangguan dan dalam perbaikan. Namun diperkirakan, 26 April 2019 mendatang, sudah selesai. ”Insya Allah satu unit pembangkit akan selesai pada 26 April mendatang,” harap dia.

Selain itu, satu pembangkit lagi ditargetkan selesai 2 Mei mendatang. Sehingga secara umum, listrik di Batam akan kembali normal. Namun setelah itu, akan ada juga pembangkit lainnya yang akan mengalami perbaikan.

”Agustus hingga September, nanti diperbaiki, namun semoga dengan kondisi yang ada nanti, lebih aman,” harapnya.

Dijelaskan, terkait adanya gangguan disistem kelistrikan di Batam-Bintan, PLN mengimbau agar ada pengendalian penggunaan kelistrikan di Batam.

”Jadi gunakan listrik secara bijaksana. Jika tidak digunakan, diharap dimatikan,” himbau dia.

Diakui, daya kemampuan dengan beban yang direncanakan sebenarnya cukup. Namun karena cadangan daya yang dimiliki PLN terus menipis. Sehingga PLN menyiapkan daya untuk menghadapi pemilu.

”Pembangkit lain tidak ada kendala. Tapi kita perlu siapkan, agar pasokan listrik selama pemilu bisa aman,” bebernya.

Sehingga, untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, di beberapa titik yang masuk dalam kawasan pemilu, sudah diantisipasi PLN Batam. Mulai dari menugaskan personel siaga.

”Sehingga meminjamkan puluhan unit genset ke kantor KPU dan Bawaslu,” sambung Awaluddin.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here