Cafe Tumbuh di Kawasan di Bintancenter

0
73
pekerja sedang memasang pavling block dan batu bata merah di dekat gerbang Bincen, lampu merah, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kawasan Bintancentre tersebut berkembang. Pusat kuliner dan kedai kopi juga berkembang. Tak lama lagi akan ada cafe baru dibangun. Lokasinya di bawah pepohonan yang rimbun. Lokasinya di samping lampu merah Bintancentre.

Lokasi yang strategis, bakal dijadikan tempat nongkrong. Ini yang sedang dikerjakan empat orang tersebut.

Pantauan di lokasi ada yang sedang pasang paving block dan batu bata merah. Mereka mengerjakan ini semua berada di dekat lampu merah gerbang Bintancentre (Bincen), Km 9 Tanjungpinang.

Supardji, salah satu pekerja yang serius sedang pasang pavling block dengan rapi di sekitaran pohon rimbun. Ia bersama tiga orang temannya sudah bekerja selama 10 hari.

”Kami hanya disuruh mengerjakan pasang pavling block dan batu bata saja,” kata Supardji kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (2/5).

Informasi yang diterimanya, lokasi yang dikerjakan akan dijadikan cafe. Pasalnya sudah ada sekitar empat gerobak untuk dimeletakkan barang yang akan dijual nantinya.

Gerobak terbuat dari kerangka besi dan dinding seng, baru terlihat dua unit saja. Karena baru terlihat tapak terbuat dari semen dan bata merah, tanpa gerobak.

”Pemiliknya, katanya punya salah satu yang dekat dengan Pak Walikota Tanjungpinang. Kita hanya kerja saja,” ucap dia.

Cafe yang bernuansa alam, bakal dijadikan tempat tongkrongan anak zaman sekarang ini. Mereka tidak hanya sekedar nongkrong. Tapi, mereka bakal menikmati berbagai minuman serta makanan ringan yang dijual nantinya.

”Baguslah dibuat cafe. Jadi, terlihat bagus dan rapi, sebelumnya semak,” sebut dia.

Terpisah, Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Pemukiman Kebersihan dan Pertamanan (Disperkim) Kota Tanjungpinang, Amrialis mengatakan, taman yang sedang dikerjakan itu, bukan milik pemerintah. Tapi, masih berstatus milik perusahaan swasta berada di Kota Tanjungpinang, yaitu Sinar Bahagia Grup.

”Kalau median jalan saja yang diserahkan Sinar Bahagia Grup ke pemerintah. Median jalan yang sudah diserahkan ke kita itu, di kawasan komplek Bincen kecuali Taman Batu10, ya,” ucap dia.

Karena yang buat Taman Batu10, kata dia, bukan dari perusahaan swasta tersebut. Tapi, yang buat Taman Batu10 dari Satuan Kerja Penataan Bangunan dan Lingkungan Provinsi Kepri, Direktorat Jenderal Cipta Karya Kementerian Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).

”Setelah itu, Taman Batu10 baru diserahkan ke kita (Pemko Tanjungpinang, red),” sebut dia. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here