Calon Independen Harus Percaya Diri

0
756
Abdul Razak

TANJUNGPINANG – Tokoh masyarakat Kota Tanjungpinang, juga menjabat Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Provinsi Kepri, H Abdul Razak menanggapi adanya pasangan bakal calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota melalui jalur independen di Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang. Pasangan independen itu adalah Edi Safrani-Umar Usman. Mereka telah mendeklarasikan rumah pemenangannya. ”Kalau ada jalur indedepen, pasti pilkada seru. Dan, tidak jadi masalah kalau ada pasangan calon independen maju,” kata H Abdul Razak, kemarin.

Tapi, kata dia asalkan pasangan calon independen tersebut memenuhi persyaratan yang telah ditentukan dalam aturan pemilihan kepala daerah. Jangan hanya iseng-iseng saja mau maju. ”Kalau tidak salah saya dengar, pasangan calon independen tersebut sudah mengumpulkan KTP dan memenuhi target dan perysaratan yang berlaku. Luar biasa,” kata Abdul Razak.

Baca Juga :  Bawaslu Akan Panggil KPU Tanjungpinang

Pasangan calon Edi Safrani-Umar Usman telah mengumpulkan dukungan fotokopi KTP dari masyarakat mencapai 16.260. Yang baru dilakukan verifikasi KTP hanya 13.085. Sisanya 3.175 KTP sedang dilakukan verifikasi oleh pasangan calon independen tersebut.

Intinya, tanya Abdul Razak apakah calon independen itu yakin untuk maju sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang periode 2018-2023 mendatang atau tidak. Atau hanya mencari sensasi saja. Kalau tidak yakin, lebih baik jangan ikut menjadi bagian dari peserta pesta demokrasi. ”Kalau sudah kumpulkan KTP sebanyak itu, calon independen itu harus percaya diri untuk maju di Pilwako Tanjungpinang nanti,” ucap dia.

Baca Juga :  Warga Pesisir Bintan Dorong Caleg Tempatan

Ia inginkan ke depan, calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang nanti, harus berkomitmen dengan janji yang bakal disampaikan disaat kampanye di depan masyarakat Kota Tanjungpinang. Supaya, masyarakat merasa bangga kepada calon kepala daerah tersebut, yang telah menepatkan janjinya di saat kampanye.

Selain komitmen, dia berharap,Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang ke depan bisa membuat kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakatnya. Bisa jadi membuat kegiatan kebudayaan, agama hingga bisnis. Karena Tanjungpinang merupakan Kota berbudaya. Begitu juga dengan agama. Menjaga keutuhan agama dari berbagai suku dan ras di Kota Tanjungpinang. Artinya, saling menghargai satu sama lainnya. Wako mau memberikan peluang bagi masyarakatnya untuk berbisnis sesuai kemampuan. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here