Camat Edukasi Warga Agar Terhindar DBD

0
191
Camat Bunguran Tengah Saidir bersama Kades Harapan Jaya, Ketua BPD, Babinsa, Babinkantibmas, serta aparatur desa lakukan penyisiran kesetiap rumah yang ada genangan air. F-Hardiansyah/tanjungpinang pos

Natuna – Mengantisipasi penyebaran virus Demam Berdarah Dengue (DBD), Camat Bunguran Tengah bersama berbagai pihak memberikan edukasi Pembasmian Sarang Nyamuk (PSN). Dengan cara sederhana yaitu Menguras, Mengubur, Menutup (3M) di seluruh rumah warga.

Diketahui, wabah DBD menyerang wilayah tersebut. Camat Bunguran Tengah, Saidir menuturkan, antisipasi penyebaran jentik nyamuk itu penting.

“Kita memberikan edukasi ke warga, agar dapat menerapkan sistem 3M. Dengan begitu jentik nyamuk Aedes Aegypti tidak sampai berkembang biak di dalam rumah,” katanya kepada para warga di Desa Harapan Jaya. Minggu (28/7).

Ketersediaan air bersih sangat diharapkan bagi warga. Informasinya pada tahun 2020 nanti baru bisa terealisasikan air bersih setiap warga.

“Di sini hampir rata-rata warga mengandalkan air hujan yang ditampung. Ini lah awal warga kami terserang DBD,” ungkapnya.

Setelah mendengar ada warga yang terserang, pihaknya langsung melakukan fogging disekitar rumah pasien yang terserang DBD dan rumah yang terindikasi sebagai tempat berkembangbiak jentik nyamuk.

“Semoga dengan apa yang sudah kami lakukan bersama ini, bisa menjaga warga kami dari serangan DBD serta tidak menambah penderita DBD baru lagi,” harapnya.

Saidir menerangkan, selama ini kendala bagi warga yaitu ketersediaan air bersih belum terealisasikan.

Selain itu, disebagian wilayah jangkauan jaringan telekomunikasi belum juga terpenuhi. Masih ada beberapa wilayah yang sangat membutuhkan jaringan internet demi peningkatan pelayanan.

“Kita sudah mencoba mengusulkan dua proritas tersebut, agar bisa segera terealisasikan demi kemajuan daerah. Sudah lama warga sangat membutuhkan air bersih,” ungkapnnya.

Ia mengatakan pada gerakan tersebut, para warga telah dihimbau untuk dapat melaksanakan gotong-royong dan mengecek tempat-tempat berkembangbiak jentik nyamuk.

Selain itu, ia bersama Kades, BPD, Babinsa, Babinkantibmas, serta aparatur desa, dan RW/RT menelusuri  setiap rumah mulai dari pekarangan sampai di dalam rumah yang memungkinkan adanya genangan air. Diantaranya di tempat-tempat sederhana seperti dispenser, kulkas, pot-pot bunga, dan penampungan air bersih serta sampah-sampah yang memungkinkan tergenangnya air di lingkungan perumahan warga.

“Kita lakukan penyisiran mulai dari pekarangan sampai ke dalam rumah, yang dapat menampung air. Tindakan ini setidaknya mengurangi potensi berkembangnya jentik nyamuk,” tegasnya.

Kades Harapan Jaya, Evan Sukadir, bahwa setiap warganya dalam memperoleh air bersih hanya mengandalkan sumur gali dan tampungan air hujan.

“Mudah-mudahan di tahun depan ada sumber air yang bagus dibangun,” ucapnya.(hrd)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here