Camat Mantang Kibarkan Bendera RI di Pulau Ajab

0
855
CAMAT Mantang Pilihan berfoto bersama pimpinan FKPD kecamatan, usai mengibarkan bendera merah putih di Pulau Ajab, Kamis (18/1) sore lalu.f-istimewa

MANTANG – Pemerintah Kecamatan Mantang tak tinggal diam, ketika sejumlah pihak menghebohkan tentang isu penjualan Pulau Ajab (Ajab Island), seminggu terakhir ini. Bersama pimpinan FKPD kecamatan, Camat Mantang Pilihan langsung mengibarkan bendera RI (merah-putih) di Pulau Ajab, Kamis (18/1) sore lalu.

Untuk menuju Pulau Ajab, Pilihan selaku Camat Mantang tak segan merental kapal motor (pompong). Ia pun mengajak Koramil, Babinsa, jajaran Polsek Bintan Timur dan sejumlah tokoh masyarakat, serta ahli waris pemilik lahan di Pulau Ajab. Lebih dari sejam, rombongan Camat Mantang Pilihan dan pimpinan FKPD kecamatan pun tiba di Pulau Ajab.

Selain meninjau pulau tersebut, Pilihan selaku Camat menemui beberapa orang yang mengaku sebagai ahli waris, pemilik lahan di Pulau Ajab seluas 42 hektare tersebut. Di pulau ini, tidak ada penghuni. Pulau yang disebut-sebut sangat indah, justru hanya ditumbuhi bakau, hutan dan tidak memiliki pantai berpasir.

Baca Juga :  Apri: Tambelan, Terbanyak Dibantu RTLH

Saat pengecekan itu, ada sepuluh warga yang mengklaim memilik lahan di Pulau Ajab itu. Dengan ukuran bervariasi. Mayoritas merupakan ahli waris atau mendapatkan hak lahan, setelah orangtuanya meninggal.

Warga yang mengklaim memiliki lahan di Pulau Ajab itu antara lain Said Idrus yang tinggal di jalan Rumah Sakit, Gang Said Husin, Kampungjawa, Kota Tanjungpinang. Kemudian ada nama Said Muhtar saudara dari Said Idrus, Elza keluarga dari Said Idrus yang tinggal di Jakarta.

Selain itu, Muhammad warga Tanjungelong Desa Mantang Lama, juga mengklaim memiliki lahan di Pulau Ajab. Selain itu, lahan dimiliki oleh Sabila Rasad alias Arsad warga Kampung Sungaienam, Umar (alm), Arat (alm), Nahar, As ‘Ad (alm) dari Desa Dendun, dan Abdul Rahman dari Desa Dendun.

Baca Juga :  2 Kawanan Pencuri Tabung Gas Dibekuk

Setelah meminta penjelasan kepada ahli waris yang mengklaim memiliki lahan di Pulau Ajab itu, Camat Mantang Pilihan mengatakan, dari keterangan Arsad dan Abdul Rahman, yang bersangkutan tidak pernah menjual hak atas kepemilikan lahan miliknya, kepada orang lain. Para ahli waris juga belum pernah menerima sesuatu, baik dalam bentuk barang atau uang terkait dengan lahan di Pulau Ajab tersebut.

”Intinya, ahli waris pemilik lahan itu, tidak ada yang menjual Pulau Ajab itu. Untuk menjaga keutuhan NKRI, kami kibarkan bendera RI merah-putih di Pulau Ajab itu. Sebelumnya, pihak TNI juga menyatakan, penjualan Pulau Ajab ini adalah informasi tidak benar,” tegas Pilihan, Jumat (19/1) kemarin. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here