Cap Go Meh, Toko di Pelantar Tutup

0
569
WARGA tionghoa melaksanakan sembahyang di vihara pada saat menyambut Cap Go Meh, Jumat (2/3). F-raymon/TANJUNGPINANG POS

TANJUNGPINANG – Warga tionghoa di kawasan pelantar dan pasar Jalan Merdeka, khusyuk menjalankan ibadah (sembahyang) dan memanjatkan doa di vihara Bahtera Sasana, Jumat (2/3) kemarin. Di suasana memperingati Cap Go Meh ini, banyak toko di kawasan pelantar yang tutup.

Aroma dupa dan lilin raksasa yang dibakar memenuhi tempat ibadah vihara Bahtera Sasana. Cap Go Meh adalah hari ke 15 menjadi hari terakhir suasana perayaan Tahun Baru Imlek bagi warga tionghoa. Selain itu, pertokoan di daerah kawasan Kota Lama masih banyak yang belum beraktivitas.

Rossa pengunjung vihara mengatakan, ia datang untuk sembahyang meminta keselamatan dan mengucapkan rasa syukur, atas lindungan selama ini. Ia berharap agar tahun 2018 ini dapat diberikan ketenteraman, keamanan dan kedamaian di Kota Tanjungpinang.

”Datang bersama keluarga, dan sembahyang. Agar kita makin sukses dan tahun ini lebih baik, dari tahun sebelumnya,” kata Rossa.

Usai melakukan sembahyang, Rossa bersama keluarga mengunjungi para sanak saudara, yang pada waktu perayaan Imlek lalu, belum sempat dikunjungi. ”Ini hari terakhir mendatangi sanak saudara untuk bersilahturahmi,” ungkapnya.

Rossa menyebutkan, sebagian besar warga tionghoa yang notabene pedagang, masih menikmati momen Imlek bersama keluarga. Sehingga masih ada pertokoan yang belum buka. ”Berkunjung ke tempat sanak famili dalam di perayaan Imlek dan Cap Go Meh,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here