Cap Panah Merah Edukasi Petani Dompak

0
175
Petani foto dengan pegawai dari cap panah merah. f-abas/tanjungpinang pos

DOMPAK- Para petani di kawasan Dompak dan sekitarnya, menambahkan ilmu tambahan tentang bagaimana cara menanam sayuran, yang baik di lahan eks bauksit. Dan, dapat menghasilkan panen yang berlimpah.

Perusahaan benih sayuran PT East West Seed Indonesia (Ewindo) atau dikenal dengan ”Cap Panah Merah” mengumpulkan para petani di Dompak. Acara dikemas dalam Farm Field Day (FFD) Tomat Servo FI dan Tomat Tantyna FT, Sabtu (15/9). Para petani juga mendapatkan edukasi bagaimana cara merawat tanaman agar bebas dari hama dan hasilnya maksimal.

Rendy, pegawai Cap Panah Merah dari Pekanbaru, Riau dihadapan puluhan petani di Dompak, baik petani cabai, jagung, melon, sawi, kacang panjang, kangkung, tomat, bayam, ketimun, petani bawang, daun bawang, membeberkan tips bagaiman cara bertani yang sukses. Bagaimana cara mengatasi hama, bila tanamanya diserang hama. Dan, tanaman apa saja yang baik di tanam pada musim hujan dan musim kemarau.

Sambung Rendy, untuk mendapatkan hasil, petani juga harus memperhatikan jenis benih yang bakal ditanam. Ia meminta agar petani tidak salah memilih benih yang akan ditanam. Bila salah memilih benih, maka awal kegagalan bagi petani tersebut.

”Carilah benih yang unggul. Kami dari perusahaan benih cap panah merah, sudah teruji mutu benih kami. Dan, bapak dan ibu sudah banyak yang menanam benih dari cap panah merah. Hasilnya, sudah bapak/ibu rasakan,” kata Rendy.

Rendy mengatakan, ia ditugaskan oleh perusahaan, untuk membantu para petani di Pulau Bintan, mengantikan rekannya Ikbal, yang ditugaskan untuk membimbing petani cap panah merah untuk wilayah Batam dan Karimun.

”Pak Ikbal kemarin ditugaskan untuk wilayah Tanjungpinang, Batam dan Karimun. Saya dari Pekanbaru ditugaskan untuk membimbing petani cap panah merah di wilayah Tanjungpinang-Bintan,” kata Rendy.

Kemudian, yang perlu juga petahi ketahui, sambung Rendy, selain mencari bibit unggul, karena bibit unggul cara penyemaian bibit, cara merawat tananam hingga pemberikan pupuk kompos atau kandang.

”Hadirnya saya di sini, untuk membagi ilmu ke petani. Kalau ada keluhan tentang tanaman yang telah ditanam, silahkan hubungi saya. Saya akan datang langsung ke lokasi untuk melihat kondisi tanaman secara langsung,” kata Rendy.

Sementara itu, Ikbal juga dari cap panah merah menambahkan, pada umumnya lahan eks bauksit yang ada di Pulau Bintan, bisa ditanamai sayuran. Untuk lahan eks bauksit bisa juga ditanami jagung, semangka dan tomat. Bagus juga di tanami jenis melon. Hasilnya, kata Ikbal cukup memuaskan.

”Kami juga memiliki produk baru, jagung pulut putih. Sekarang ini sudah banyak ditanam petani di Tanjungpinang-Bintan,’ ujarnya. Ikbal juga menambahkan, selain sayuran, cap panah merah juga merabat bisnis ke sektor tanaman bunga. Salah satu produknya, Bunga Marigold Maharani F1. ”Kami membina dan memberikan pelatihan menanam bunga di kawasan Lagoi, Bintan,” ujarnya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here