Cari Peluang Penerbangan Letung-Singapura

0
520
WAKIL Gubernur Kepri H Isdianto meninjau pembangunan Bandara Letung Anambas sebelum bertolak ke Tanjungpinang, Senin (30/7). f-istimewa/humas danlanud rhf

ANAMBAS – Wakil Gubernur Kepri H. Isdianto sangat yakin bahwa dengan beroperasinya Bandara Letung Anambas nantinya akan mampu mendongkrak perekonomian masyarakat di Letung. Baik ekonomi di bidang pariwisata, perdagangan dan sebagainya.

Karena dengan adanya bandara tersebut maka konektivitas akan lebih mapan, sehingga lebih mempermudah arus orang, arus barang dan arua uang. Apalagi Letung ini memiliki sumber daya alam yang potensialnya luar biasa. Pantai dan alamnya yang indah, ikan yang melimpah dan di sana juga masih banyak rempah-rempah.

Baca Juga :  BP Janji Cari Lahan Dekat Laut

”Hanya saja sejauh ini belum terdeteksi oleh turis-turis asing karena aksesnya susah. Maka Bandara Letung inilah nantinya yang akan menjadi alat untuk membuka akses tersebut,” ujar Isdianto sebelum kembali ke Tanjungpinang dalam kunjungan kerjanya ke Anambas, Senin (30/7).

Jika Bandara Letung telah beroperasi, lanjut Isdianto, kerja sama bisa dilakukan dengan beberapa maskapai untuk membuka akses penerbangan dari Singapura dan Malaysia. Terutama beberapa maskapai yang sudah membuka akses penerbangan ke Batam. ”Tidak ada yang tidak mungkin tentunya. Yang penting sarana dan prasarana bandara ini terus diperbagus dan dilengkapi. Selanjutnya kita harus membuka diri, siap menerima para turis yang ingin menikmati indahnya Letung ini. Terutama pantai Padang Melangnya yang sangat indah dan mempesona,” katannya.

Baca Juga :  Kepri Butuh Banyak Penerjemah

Saat ini Bandara Letung sedang dalam tahap proses perpanjangan runway. Adapaun panjang bandara yang sudah siap saat ini baru 1.450 meter dari rencana 1.650 meter yang akan dibangun. Diperkirakan 200 meter sisanya akan seleasi Oktober 2018 ini.

Melihat kondisi akses jalan masuk ke Bandara Letung yang memprihatinkan, Wakil Gubernur memerintahkan Kabag Ekonomi dan Infrastruktur di Barenlitbang, Darwin, untuk menghitung estimasi anggaran yang dibutuhkan dan memasukkannya di APBD 2019. ”Bandaranya sudah bagus. Tapi kita lihat tadi akses jalannya masih banyak rusak dan berdebu. Saya mau itu masuk di APBD 2019,” katanya. (mas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here