Cawagub Tak Jelas, Warga Jenuh

0
954
Huzrin Hood

DOMPAK – Lamanya proses pemilihan Wakil Gubernur (Wagub) Kepri membuat masyarakat jenuh. Bahkan, warga dinilai makin tak peduli.

”Proses Wagub ini begitu panjang dan lama. Sehingga masyarakat sudah merasa jenuh dan tidak gereget lagi. Bahkan terkesan masyarakat sudah tidak peduli lagi mau ada wagub atau tidaknnya,” ujar Huzrin Hood, tokoh masyarakat Kepri kepada Tanjungpinang Pos, kemarin.

Jika Wagub sudah terpilih nanti, diminta agar sejalan dengan Gubernur. Jangan saling sikut karena tidak saling percaya. Itu akan merugikan masyakat Kepri.

Dikatakannya, dalam hal ini masyarakat hanya bisa melihat proses pemilihan wagub selama ini dianggap penuh dengan teka-teki. Bahkan, prosesnya begitu rumit dan memakan waktu yang begitu lama.

Masyarakat juga, tambahnya, hanya bisa mengomentari saja terkait nama yang selama ini telah masuk ke DPRD dan nama yang diusulkan partai pengusung hingga berbuntut polemik karena menganggap partainya tidak dilibatkan dalam pengajuan nama yang telah diajukan ke DPRD tersebut.

Baca Juga :  Kebakaran, Pasukan Selamatkan Helikopter

Namun menurut tokoh sentral pembentukan Provinsi Kepri ini, bahwa masyarakat Kepri mengharapkan agar wakil gubernur terpilih nanti, bisa memberikan dampak perubahan dalam segala bidang baik pembangunan dan perekonomian serta kesejahteraan.

Wagub yang nantinya terpilih, tentunya harus bisa bersinergi dan kerja sama dengan baik bersama gubernur. Saling mengisi dan melengkapi di tengah situasi perekonomian yang tengah sulit saat ini.

”Jangan sampai keberadaan wagub ini, malah timbul permasalahan dan akhinya saling tidak percaya. Dan justru kinerja keduanya malah semakin menurun karena saling curiga dan lain sebagainya,” ujarnya.

Baca Juga :  Puluhan Starter, Isdianto Ingin Balap Bergairah

Huzrin mengatakan, keputusan dan juga penentu siapa yang akan menggantikan Agus Wibowo dalam proses pencalonan (Cawagub) Kepri bermuara di tangan Gubernur Kepri Nurdin Basirun sendiri.

Begitu juga dengan siapa yang akan terpilih nantinya di DPRD Kepri sebagai Wagub Kepri, sebenarnya ada di tangan gubernur. ”Semua bermuara di tangan Gubernur. Siapapun nama yang akan diajukan ke DPRD Kepri, proses lainnya hanya pelengkap saja,” katanya lagi.

Ketika Pansus dan Panlih Pemilihan Wakil Gubernur Kepri dibentuk DPRD Kepri, sudah muncul harapan bahwa Kepri akan segera memiliki Cawagub.

Dalam pejalanannya, AW yang merupakan salah satu kandidat tidak melengkapi persyaratan pencalonan. Sehingga dinyatakan gugur dan harus ada penggantinya.

Baca Juga :  Setiap E-Warong Terima Rp 30 Juta

Yang mengusulkan nama penggantinya adalah partai politik pengusung Sani-Nurdin di Pilgub Kepri 2015. Mereka harus sepakat mengusulkan satu nama pengganti AW.

Nama yang akan diusulkan tersebut sudah harus masuk ke DPRD Kepri awal November nanti, paling lama. Namun, sulit bagi lima parpol pengusung Sanur menetapkan satu nama.

Sebab, sebelumnya masing-masing parpol sudah ada jagoannya. Diperkirakan, pemilihan Cawagub Kepri ini masih panjang prosesnya. Nurdin Basirun pun akan lama memimpin Kepri ini sendirian. (ais/mas) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here