Cawako Perempuan Sangat Minim

0
682

Tokoh-tokoh politik yang masuk bursa cawako Tanjungpinang 2018 hingga kini masih sepi peminat. Belum ada satupun tokoh yang secara terang-terangan menyatakan diri maju sebagai calon Wali Kota Tanjungpinang atau calon Wakil Wali Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Padahal, genderang berlabel pesta demokrasi tak lama lagi akan ditabuh. Tapi, sepertinya para politikus Kota Gurindam memilih tiarap sambil membaca situasi dan peluang untuk melawan incumben yang dipastikan akan kembali maju mempertahankan singgasanahnya. Kemudian, untuk perempuan yang ingin maju sebagai calon juga terlihat minim. Hal ini diakui Ketua Komisi I DPRD Kota Tanjungpinang, Maskur Tilawahyu, kemarin.

”Belum ada calon yang mendeklarasikan atau menyatakan siap maju termasuk Pak Syahrul, Wakil Wali Kota Tanjungpinang,” kata Maskur Tilawahyu, kemarin. Politisi Partai Demokrat menegaskan sebaiknya calon yang serius maju di pilkada Tanjungpinang dan memiliki parpol, seharusnya sudah menyatakan sikap agar masyarakat sudah punya pilihan dari jauh-jauh hari. Begitu juga dengan Syahrul, harus memutuskan dari sekarang, ia maju sebagai calon wako atau masih berduet dengan H Lis Darmansyah di pilkada nanti. Kemudian, apakah H Syahrul juga berani melawan calon incumbent tak lain H Lis Darmansyah.

Baca Juga :  Jumlah Pemilih Bertambah 8.390 Jiwa

”Pak Syahrul baiknya mengambil sikap, maju atau tidak sebagai calon wako atau maju tetap berpasangan H Lis Darmansyah. Supaya masyarakat memiliki pilihan nanti,” kata dia. Ia juga minta kepada masyarakat, meskipun berbeda-beda pilihan dan calon kepala daerah nanti, ia tetap minta agar silaturahmi antar masyarakat tetap berjalan. Jangan sampai pilkada ada tali persaudaran justru putus. Meskipun beda partai, dukungan dan calon, tali persaudaraan tetap menjadi nomor satu.

”Pilkada dinamis, kita harapkan masyarakat jangan terbelah-belah hanya beda dukungan dan calon,” tegasnya. Ia berharap siapapun yang menang di pilkada 2018, baiknya Wako ke depanya harus tegas, Tanjungppinang ini mau dijadikan kota perdagangan jasa, pariwisata atau pendidikan? Sebab, hingga saat ini belum tahu, Tanjungpinang akan dijadikan tempat kota pariwisata, perdagangan jasa atau pendidikan.

Baca Juga :  Huzrin: Lis-Syahrul Pasti Berpasangan Lagi

”Kalau dijadikan pariwisata, ya sektor mana yang harus dibenahi,” tegasnya. Sedangkan bila Pemko ingin jadikan Kota Tanjungpinang sebagai kota pendidikan, sektor pendidikan perlu dibenahi.

“Pendidikan kita belum belum berkembang. Kalau sektor pendidikan, ya bangun sekolah dan perguruan sebanyak-banyak di Tanjungpinang. Bangun sekolah banyak, meskipun harus mengunakan dana multiyears, tidak ada masalah, sesuai dengan kewenangan wako,” tegasnya. Ia minta wako ke depan harus membangun Tanjungpinang. Harus berani berkoordinasi dengan Pemprov Kepri, untuk mengeliatkan pembangunan. Sementara itu, pengamat Politik Provinsi Kepri, Endi Maulidi melihat, secara diam-diam parpol mulai melirik calon yang akan diusung. Ia yakin mendekati pendaftaran di KPU Februari 2018, banyak calon bermunculan.

Baca Juga :  14 April, Bawaslu Minta APK Diturunkan

”Sekarang PKS dan Gerindra sudah berkoalisi. Pasti akan muncul kekuatan baru. Tinggal Golkar apakah ingin berkoalisi dengan Demokrat, juga membuat kekuatan baru,” tegasnya. Ia berharap kepada H Syahrul, lebih cepat lebih baik memutuskan apakah maju di pilkada sebagai calon wako atau tetap berduet lagi dengan H Lis Darmansyah.”Pak Syahrul bukan dari partai, jadi harus mencari partai. Beda dengan Pak Lis, ia adalah pengurus partai dan partainya memiliki suara terbanyak di DPRD Tanjungpinang,” tegasnya.(ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here