Cegah Banjir, Pemko Siapkan 6 Excavator

0
427
Rudi

Batam – Untuk penanganan permasalahan banjir di sejumlah titik yang ada di Batam, Pemko Batam tahun ini menganggarkan pengadaan 6 unit Excavator yang khusus untuk memperbaiki dan normalisasi sejumlah saluran air di Batam.

Dengan demikian, Pemko Batam akan memiliki 8 unit axcavator, karena sebelumnya telah memiliki 2 unit alat berat yang sama.

Hal ini, diungkapkan Walikota Batam, pada acara silaturrahmi dengan pemuka masyarakat se Kecamatan Sekupang, di halaman GOR Kelurahan Tiban Indah, Minggu (12/11). Turut hadir Sekretaris Daerah, Drs Jefridin, Wakil Ketua DPRD Batam, Iman Sutiawan dan Camat Sekupang, Arman serta sejumlah Kepala Dinas dilingkungan Pemko Batam.

Dikatakan Rudi, permasalahan banjir yang selalu terjadi setiap hujan deras mengguyur Batam perlu penanganan khusus. Sebab permasalahan yang ada, tidak hanya pada kondisi saluran air yang kurang memadai. Tapi hal lain yang juga sangat berpengaruh, karena Pemko Batam tidak serta merta bisa melakukan pelebaran saluran atau membuat saluran baru maupun alternatif, dikarenakan permasalahan lahan yang kewenangannya tidak pada Pemko Batam.

“Karena itu, kita memilih alternatif penambahan 6 unit excapator yang dikhususkan untuk mengatasi banjir. Hal ini penting diadakan, karaena sewaktu-waktu banjir terjadi, maka axcapaor yang manjadi asset Pemko Batam tersebut bisa langsung diturunkan ke titik-titik banjir yang terjadi,” kata Rudi.

Menjawab Tanjungpinang Pos, Kepala Dinas Binamarga Kota Batam, Yumasnur secara teknis menyebutkan, dari 2 excapator yang sebelumnya telah dimiliki Pemko Batam, sejauh ini belum memadai.

Karenanya perlu pengadaan tambahan 6 unit lagi, dan satu unit mobil trailer pengangkut yang dianggarakan dalam APBD Kota Batam 2017 dengan nilai mencapai 12 milyar lebih.

‘’Pembangunan dan pengembangan pemukiman yang terus terjadi di Batam tidak bisa dielakkan menjadi pemicu permasalahan banjir di Batam. Untuk itu perlu penangangan dan antisipasi. Sewaktu-waktu terjadi banjir, maka excapator yang kita miliki dapat segera mungkin diturunkan ke lokasi banjir,’’ kata Yumasnur.

Dinas Binamarga yang diberi kewenangan, menurut Yumasnur secara teknis akan mengelola langsung pemanfaatan excapator tersebut. Hal ini diharapkan mampu mengatasi permasalahan banjir yang selalu terjadi, setiap hujan deras mengguyur Batam.

Selain itu, axcapator tersebut, juga akan difungsikan dalam pengerjaan penggalian saluran air di pemukiman penduduk, yang kondisinya perlu penanganan, tanpa harus menunggu terjadinya banjir.

”Tidak hanya siaga mengatasi banjir, tapi dapat melakukan normalisasi bahkan pembuatan saluran baru. Tapi tentunya melalui prosedural yang dapat dipertanggungjawabkan,’’ katanya.(tarmizi)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here