Cegah Kebocoaran PAD, Tapping Box di Pasang di Restauran

0
115
Kasir di restoran di Batam sudah terkoneksi laporan pajak online. f-martua/tanjungpinang Pos

TANJUNGPINANG – Pemko Tanjungpinang berencana akan menerapkan tapping box di restoran, hotel, kedai kopi untuk menghindari kebocoran pajak. Tapping box ini nantinya berfungsi sebagai perekam transaksi. Jadi, pengusaha yang bandel melaporkan pajak secara tidak jujur selama ini, akan ketahuan.

Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang, Ade Angga mengatakan, untuk mencegah kebocoran penerimaan pajak di kota Tanjungpinang, ada sekitar 100 alat perekam atau Tapping Box yang terhubung dengan sistem perpajakan dan retribusi yang akan dipasang setiap restoran dan hotel yang ada di Tanjungpinang.

Bahkan pemasangan Tapping Box ini mendapat dukungan dari Komisi Perlindungan Korupsi (KPK). Bahkan DPRD sudah menyurati Pemko untuk permintaan pengadaan Tapping Box sebanyak 100 unit.

”KPK mendukung dan secepatnya dipasang, alat ini akan di pasang oleh pihak ketika dan diawasi Badan pengelola Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) kota Tanjungpinang,” katanya Kamis (4/10).

Ade menyebutkan, keberadaan tapping box dipasang di hotel, restoran dan tempat usaha lain, untuk mencatat dan merekam semua transaksi, mampu memperkecil kecurangan dan kebocoran potensi penarikan pajak dan restribusi daerah.

”Ini untuk mencari penambahan pemasukan ke pendapatan asli daerah, mencegah kebocoran penerimanan dan penghitungan pajak, secepatnya akan berlaku di Tanjungpinang,” sebutnya.

Ade menyebutkan, alat ini akan mencatat semua transaksi, pengawasan penerimaan ini bisa langsung dari handphone apabila alat tersebut dimatikan oleh pengusaha disaat jam sibuk atau makan siang secara otomatis akan di ketahui. Semua transaksi akan terekam oleh tapping box.

”Sosialisasi itu juga di ikuti 150 wajib pajak yang ada di Tanjungpinang, dari handphone bisa mengelihatnya,” ujarnya. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here