Cegah Korupsi, BP Siapkan ISO 37001

0
472
Hatanto Reksodipoetro

BATAM – Kepala Badan Pengusaaan (BP) Batam, Hatanto Reksodipoetro mengatakan, sejak awal kepemimpinannya di BP, pihaknya komit untuk memberantas tindak pidana korupsi. Sehigga pihaknya juga akan menerapkan ISO 37001 tahun 2016 tentang sistem manajemen anti penyuapan. Hal itu diakui target dalam menjalankan usaha secara proporsional dan relevan.

Diakui Hatanto, Rabu (20/9), pihaknya akan mempermudah dan mempercepat pelayanan. Di samping itu juga untuk mengurangi moral hazard. ”Sampai saat ini, kami prioritas mengembangkan sistem online di berbagai sarana dan prasarana di BP Batam. Karena kekuasaan di tangan seseorang itu, kalau tanpa kontrol akan ada keinginan untuk memperkaya diri,” kata Hatanto terkait ISO 37001.

Diakui, upaya pihaknya memberantas korupsi di BP Batam belum sepenuhya berhasil. Namun upaya mengurangi terus dilakukan. Sehingga birokrasi bersih bisa dicapai. Dengan sistem birokrasi yang bersih, bisa memberikan bukti kepada pihak lain untuk menanamkan modalnya di Batam. Dia juga berpesan agar pegawai BP tak pernah bosan untuk saling mengingatkan dalam kebaikan.

”Mengingatkan agar jangan sampai melakukan korupsi atau tindakan melawan hukum lainnya. Kalau berpikiran ke situ, silakan cari pekerjaan lain. Banyak pekerjaan yang bisa memberikan penghasilan lebih besar. Tolong dijaga profesionalisme dan integritas anda,” pesan Hatanto.

Diingatkan, saat ini tindak pidana korupsi terus berkembang dari waktu ke waktu berevolusi. Selain itu, dilakukan secara sistematis bahkan berjerjaring. Untuk melawan korupsi hanya perlu keberanian, aksi nyata dan tindakan hukum yang tegas dan perlu dibangun sistem. Hal itu sehingga ISO 37001 dan Inpres Nomor 10 tahun 2016 menjadi salah satu cara yang dilakukan pemerintah untuk menuju pemerintahan yang baik.

”Bagi BP Batam selaku instansi yang memberikan pelayanan umum untuk mengembangkan perdagangan bebas dan pelabuhan bebas, perlu memahami topik ini. Kami sambut baik dan harapkan kegiatan lancar,” ujar dia.

Sementara, narasumber yang ditampilkan dari Singapura, Owen Hawkes mengatakan, ISO 37001 tahun 2016 tentang sistem manajemen anti penyuapan, merupakan standar untuk melakukan bisnis atau usaha secara proporsional dan relevan. Pada ISO itu, ada sistem untuk mencegah organisasi melakukan perbuatan suap-menyuap. Bisa mendeteksi unit-unit mana yang berisiko, mengenali risiko dari pihak ketiga.

Lebih lanjut, ISO 37001 tahun 2016 akan menetapkan persyaratan dan memberikan panduan untuk menetapkan, menerapkan, memelihara, meninjau dan memperbaiki sistem pengelolaan anti-penyuapan. ISO 37001 tahun 2016 berlaku hanya untuk penyuapan. ”Sistemnya bisa berdiri sendiri atau bisa diintegrasikan ke dalam keseluruhan sistem manajemen,” ujar dia.

Deputi Bidang Perencanaan dan Pembangunan BP Batam, Junino Jahja mengatakan, pihaknya segera menerapkan ISO 37001. Dimana, ISO itu diakui program pemerintah dan pihaknya siap ikut dan mendukung. ”Kita akan siap kesana dan akan kita jalankan di BP,” katanya.(MARTUA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here