Cegah Penularan Penyakit dari Ibu ke Anak

0
94
Petugas laboratorium memperagakan pengambilan darah untuk skrining terhadap Ibu hamil. f-istimewa
Untuk meningkatkan kualitas program pencegahan penularan penyakit dari ibu ke anak. Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang perkuat kerjasama dengan dokter spesialis di rumah sakit.

TANJUNGPINANG – Termasuk di seluruh klinik bersalin dan bidan praktik mandiri. Kerjasama tersebut sebagai tindaklanjut komitmen bersama pada saat Orientasi Program Pencegahan Penularan dari Ibu ke Anak (PPIA) yang dilaksanakan di Hotel Aston, mulai tanggal 28-29 Maret, lalu.

Menurut Kepala Dinas Dinas Kesehatan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Tanjungpinang, Rustam program PPIA ini, ada tiga penyakit yang menjadi prioritas.

Yakni, HIV/AIDS, sifilis dan hepatitis B. Berdasarkan data yang ada diketahui bahwa tiga penyakit ini sangat rentan menular dari ibu ke anak. Baik selama masa kehamilan, persalinan maupun pascapersalinan

Pada tahun 2017 sebanyak 3.004 ibu hamil mengikuti skrining dan ditemukan empat ibu hamil positif HIV, enam positif sifilis dan 19 positif hepatitis B.

Tahun 2018 jumlah ibu hamil yang mengikuti skrining sebanyak 3.016 orang, ditemukan positif HIV 11 orang, 16 orang positif sifilis dan 33 orang positif hepatitis B.

Kata Rusatam, PPIA ini telah berjalan beberapa tahun terakhir dan selama ini mendapatkan respon yang baik dari masyarakat.

Kegiatannya antara lain skrining dan pengobatan penyakit yang diintegrasikan dengan pelayanan pemeriksaan kehamilan (antenatal care)

”Kepada ibu hamil yang dideteksi sakit akan dilakukan pengobatan secara tuntas sehingga dapat mencegah penularan kepada bayi yang dikandungnya,” ujarnya.

Sambungnya, para spesialis rumah sakit yang dilibatkan dalam program PPIA antara lain adalah spesialis kebidanan, anak dan penyakit dalam. Mereka diharapkan menjadi pengampu dan rujukan dalam penatalaksanaan kasus kasus yang ditemukan.

Sedangkan klinik bersalin dan praktik mandiri bidan diharapkan berperan untuk melakukan promosi, komunikasi, informasi dan edukasi, serta melakukan rujukan untuk pelaksanaan skrining di layanan yang lebih mampu. (ABAS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here