Cegah Persoalan dan Bangun Perbatasan

0
611
PELEPASAN MAHASISWA: Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka SSos MPM melepas mahasiswa KKN ke Natuna di 17 desa. F-ADLY BARA HANANI/tanjungpinang pos

177 Mahasiswa Stisipol KKN ke Natuna

TANJUNGPINANG – Untuk pertama kali, mahasiswa Kampus Sekolah Tinggi Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (Stisipol) Raja Haji Tanjungpinang melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Pulau Natuna. Visi kali ini yaitu, bagaimana mengubah pola pikir bahwa tantangan menjadi peluang pembangunan desa di perbatasan. Ada sekitar 177 mahasiswa yang terbagi menjadi 17 kelompok diberangkan melalui Pelabuhan Sribayintan, Kijang menuju Kabupaten Natuna, Kamis (13/7).

Setiap kelompok nantinya akan disebar ke satu desa yang telah ditetapkan. Pengabdian akan dilakukan secara maksimal selama 40 hari. Ketua Stisipol Raja Haji Endri Sanopaka SSos MPM mengapresiasi semangat mahasiswa untuk melaksanakan KKN di kawasan perbatasan.

”Ini kali pertama kita laksanakan di Natuna. Saya bangga karena mahasiswa yang mengikuti memiliki semangat yang luar biasa,” ujar Endri, saat pelepasan keberangkatan di Pelabuhan Sribayintan Kijang. Untuk peserta KKN, Endri berpesan untuk menjaga sikap, diri serta mampu memberikan yang terbaik bagi wilayah yang di kunjungin. Terpenting mampu berkomunikasi dengan masyarakat, bisa menyelesaikan persoalan yang di hadapi. Serta memberikan solusi untuk pembangunan dan kemajuan daerah tersebut.

”Ingat, tujuan kita disana belajar ditengah-tengah masyarakat. Perbanyak silaturahmi dengan masyarakat, serta mampu berperan memberikan solusi,” jelas Endri. Ia memastikan keberadaan mahasiswanya di daerah perbatasan dapat menjadi pelopor untuk membantu kemajuan pembangunan di perbatasan.

Kondisi perbatasan yang serba pas-pasan harus menjadikan mahasiswa tangguh dan memberikan pemikiran atau ide kemajuan ke depan. Selain itu, ia mendoakan agar seluruh mahasiswanya kembali dengan selamat di Tanjungpinang.(ADIY BARA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here