Cegah Radikalisme di Tengah Masyarakat

0
393
FOTO BERSAMA: Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmasnyah foto bersama dengan peserta seminar di Gedung Arsip Kota Tanjungpinang, Tepilaut. f-HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Gabungan Gerakan Alam Pikir Indonesia (API) DPW Kota Tanjungpinang mengadakan kegiatan seminar bertema Menangkal Gerakan Radikalisme di Kalangan Pemuda dan Mahasiswa. Acara ini berlangsung di Aula Bulang Linggi Kantor Dinas Perpustakaan dan Arsip Kota Tanjungpinang, Kamis (31/8) kemarin. Ikut serta dalam seminar dan Himpunan Mahasiswa Tambelan (HMT) Tanjungpinang-Bintan.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Wali Kota Tanjungpinang H Lis Darmansyah, SH, Kasi Intel Korem 033 Wira Pratama, Kolonel Inf. Luhut Marpaung, SIP, Kepala Kemenag Kota Tanjungpinang, H Muhamad Nasir, SAG MA Ketua KNPI Aris Munandar, dan para pemuda. Lis mengungkapkan gerakan radikalisme sudah ada sejak dahulu dan sekarang pun masih ada. Untuk mengatasi hal ini, masa dulu masyarakat negara sepakat untuk kuat dan mau mencegah demiki kesatuan NKRI.

Ditambah kekuatan TNI dan Polri begitu kokoh dan mendapat dukungan dari masyarakatnya yang punya wawasan dan rasa kebangsaan yang tinggi, maka setiap gerakan radikalisme dapat dicegah dan ditanggulangi. Karena itulah, Lis mengajak seluruh pemuda dan masyarakat menanamkan rasa kebangsaan yang tinggi didalam diri masing-masing.

Semangat terus berjuang untuk bisa mencapai tujuan kemakmuran dan kedamian bersama. Untuk mewujudkan semua itu, pasti ada sebuah pengorbanan. Yang perlu dimaknai disini bahwa jangan mengikuti kegiatan yang tujuannya memberikan provokasi. Indonesia sangat kaya, dilihat dari tujuh belas ribu pulau yang tersebar di Indonesia, dan sampai sekarang masih bisa menjadi satu kesatuan. Semangat nasionalisme dan nilai-nilai Pancasila harus ada.

Ia berpesan kepada para generasi muda dapat mempertakankan NKRI dan memajukan bangsa dan negara. Sebelumnya, Ketua Panitia API, William Hendri, SH MH, mengatakan kegiatan ini dimaksud agar para generasi muda sadar akan lingkungan dan kondisi yang tengah terjadi saat ini, terutama dikalangan pemuda. Apalagi sekarang sudah banyak berbagai paham radikalisme yang membawa unsur agama serta lainnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here