Cepat Aspal Jalan ke Rumah Kami

0
142
Salah satu kawasan perumahaan disiram oleh pekerja sebelum jalannya di aspal Pemko Tanjungpinang. f-andri/tanjugnpinang pos

Selamat siang. Saya warga kelurahan dompak. Kecamatan bukit bestari. Ingin bertanya.. kapan sekiranya pemerintah tanjungpinang dapat membantu pembuatan aspal jalan dan lampu jalan diwilayah kami. Khususnya jalan masuk perumahan sebelah kantor camat bukit bestari..karena sangat gelap jika malam dan becek jika hujan. Terimakasih
08117041508

TANGGAPAN :
Terima kasih. Pemerintah Kota terus meningkatkan pelayanan dan pembangunan infrastruktur di tengah masyarakat. Termasuk perbaikan jalan.

Perbaikan dan peningkatan infrastruktur jalan akan terus dilakukan Pemko Tanjungpinang. Tahun ini, total dana yang dianggarkan mencapai Rp23,5 miliar.

Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungpinang dalam waktu dekat ini akan melelang perbaikan dan peningkatan jalan di Kota Tanjungpinang.

Sumber anggaran ada dari Dana Alokasi Khusus (DAK) sebesar Rp15 miliar, dan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2019 sebesar Rp8,5 miliar.

Ada tiga paket pengerjaan jalan yang bersumber anggarannya melalui DAK. Seperti paket pengerjaan jalan di kawasan Jalan Sei Jari, kawasan Bintan Centre (Bincen) dan Jalan Tanjung Lanjut dekat Kantor Korem.

Paket pengerjaan jalan bersumber dari APBD 2019, mulai dari Jalan Kampung Kelam Pagi berada di Kelurahan Dompak sebesar Rp1,4 miliar. Pengerjaan jalan di wilayah Jalan Srikandi dan Jalan Rawasari sebesar Rp4,5 miliar.

Lalu, pengerjaan jalan di wilayah Jalan Merak, Gang Merak dan Gang Mandala sebesar Rp2,6 miliar.

Dokumen lelang pengerjaan jalan sedang dilengkapi. Setelah itu, baru pihaknya masuk ke dalam tahapan proses lelang.

Tahun 2018 lalu, beberapa jalan di komplek perumahan juga sudah diaspal oleh pemerintah, baik yang bersumber dana dari APBD dan APBN. Ia juga mengharapkan, jalan yang ada di komplek perumahaan, bila ada yang rusak, belum diaspal ulang oleh pemerintah, bisa saja karena pihak developer perumahaan tersebut belum menyerahkan aset jalan tersebut ke pemerintah.

Kalau aset jalan yang ada di komplek perumahaan belum di serahkan ke pemerintah, berarti masih tanggungjawab developer.

Kemudian, jalan nasional dan jalan provinsi, bila ada yang rusak juga akan berkoordinasi dengan Satker Kementerian PU yang ada di Kepri. Mana saja jalan nasional yang rusak. Begitu juga jalan provinsi yang rusak, ia akan berkoordinasi dengan Dinas Pekerjaan Umum Provinsi Kepri, agar jalan yang rusak diperbaiki.

Perlu juga masyarakat tahu, ada tiga nama jalan yang ada tiga pemerintah yang bertanggungjawab. Misalnya, jalan nasional tanggungjawab Satker Kementerian PU yang ada di Kepri. Kalau jalan provinsi yang rusak, tangugngjawab Dinas Pekerjaan Provinsi. Dan, kalau jalan Pemko yang rusak merupakan tanggungjawab pemerintah Kota melalui Dinas PU. (dri/bas)

Hendri,
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here