Cerdaskan Pemilh Pemula sebagai Penentu Masa Depan Bangsa

0
470
Putri Endrima

Oleh: Putri Endrima
Mahasiswa Umrah, Warga Perumahan Taman Seraya, Gg. Seraya, Kel. Air Raja, Tanjung pinang Timur

Pilkada Tanjungpinang tahun 2018 mendatang menjadi momen bagi masyarakat unuk belajar politik dan berdemokrasi. Pilkada merupakan salah satu aspek penentu keberhasilan daerah untuk 5 tahun ke depan. Pemilih pemula juga salah satu pemilih yang ikut andil menentukan pemimpin negara ini. Pemilih pemula yang berjumlah besar dan terus meningkat setiap tahunnya menjadi kekuatan tersendiri dalam pemilu. Perilaku pemilih pemula menjadi salah satu indikator kualitas demokrasi pada saat ini dan masa yang akan datang.

Masih kurangnya pendidikan politik pemilih menyebabkan bertambahnya angka golput. Dengan potensi golput yang besar, maka perhatian khusus sangat diperlukan untuk membangun kembali kesadaran dan kecerdasan politik masyarakat.

Pemerintah sebagai penyelenggara pemilu dan memiliki peran utama dalam melakukan pendidikan politik yang baik dan benar kepada masyarakat sudah saatnya bekerja keras untuk meningkatkan angka pemilih cerdas.

Semakin tinggi jumlah pemilih cerdas, maka semakin tinggi juga tingkat partisipasi masyarakat pada setiap pemilu. Perlu adanya himbauan kepada calon kandidat yang bertanggung jawab untuk memilih dan memutuskan kampanye yang mengedukasi para calon pemilih.

Menghadapi era teknologi ini, Media sosial pasti merupakan salah satu media kampanye para calon kandidat.

Media sosial mampu menyajikan sumber informasi politik kepada masyarakat secara efektif dan efisien. Hal yang perlu diwaspadai adalah perkembangan teknologi tidak hanya memberi dampak positif bagi pemilih, yang sangat kita rasakan saat ini betapa media sosial bisa menjadi media penyampai fitnah, yang menjadi ajang mem-bully seseorang diluar batas etika.

Bahkan bisa saja kandidat ingin menjatuhkan lawan politik dengan menebar fitnah dan isu-isu tidak baik.

Tidak bisa dipungkiri, bahwa kampanye berlatar SARA juga masih menjadi persoalan sensitif dalam kehidupan demokrasi di indonesia. Oleh karena itu, pemilih jangan sampai menelan mentah-mentah informasi yang didapatkan dan jangan mudah terprovokasi dengan isu yang beredar.

Pemilih pemula harus belajar mem-filter berita-berita yang dapat dipercaya atau tidak, analisa terlebih dahulu sumber berita tersebut. Faktor yang juga penting adalah bagaimana pemilih pemula tidak menjatuhkan pilihan politiknya karena faktor popularitas belaka. Kecenderungan pemilih pemula akan menaruh simpati pada kandidat atau caleg dari kalangan artis dibandingkan kandidat non artis.

Pemilih pemula yang cerdas adalah masyarakat yang berpartisipasi aktif pada proses demokrasi, yaitu bukan hanya sekedar memberikan suara tetapi pemilih yang mengetahui pilihannya dengan baik dan mampu mengawasi proses berlangsungnya pemilu yang jujur dn adil. Pemilih pemula masih terbuka menjadi pemilih yang cerdas dan kritis dalam menentukan pemimpinnya. Pemilih yang cerdas tidak sembarang memilih. Jatuhkan pilihan pada faktor visi-misi, track-record, dan pengalaman demokrasi dari calon kandidat.

Pemerintah menghabiskan milyaran bahkan triliunan biaya untuk melaksanakan pesta demokrasi. Mari manfaatkan kesempatan ini untuk memajukan kesuksesan demokrasi dan masa depan negara.

Pemimpin yang baik lahir bukan hanya karena kapasitas dan kapabilitas personal. Pemimpin yang baik justru lahir dari pemilih yang cerdas. Dengan demikian, bangsa indonesia akan menjalankan demokrasi yang berkualitas. kenali lebih dalam dan ikuti perkembangan para calon. Jangan tergiur dengan janji politik dan terjebak pencitraan.

Mari bangkit. kedaulatan ada ditangan rakyat, mari tentukan pilihan yang terbaik. rakyatlah yang menentukan, oleh karena itu rakyat harus memiliki karakter pemilih cerdas, agar pelaksanaan pesta demokrasi menjadi berkualitas dan menghasilkan pemimpin yang berkualitas pula. Semoga suatu saat nanti kita bukan hanyalah seorang pemilih, tetapi kita adalah seorang pemimpin yang dipilih untuk menjalankan amanah. ***

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here